Arak Patung Tokoh Wayang, Kirab Budaya Desa Wanurejo Magelang Berlangsung Semarak

photo author
Sutriono, Harian Merapi
- Minggu, 29 Mei 2022 | 21:30 WIB
Warga Dusun Barepan mengusung tokoh Semar pada Gelar Budaya Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (29/5/2022).  (ANTARA/Heru Suyitno)
Warga Dusun Barepan mengusung tokoh Semar pada Gelar Budaya Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (29/5/2022). (ANTARA/Heru Suyitno)

MAGELANG, harianmerapi.com - Warga Desa Wanurejo, Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah kembali menggelar kirab budaya setelah dua tahun tidak diselenggarakan karena dampak pandemi Covid-19.

Ketua Panitia Gelar Budaya Wanurejo 2022, Bendrat Agus Sulistya, Minggu (29/5/2022), mengatakan gelar budaya Wanurejo kembali digelar seiring membaiknya pandemi.

"Pemerintah telah memberi kelonggaran dengan membuka mudik Lebaran tahun ini dan hal ini menjadi pedoman kami untuk menyelenggarakan gelar budaya ini," katanya seperti dilansir dari Antara.

Baca Juga: Korban Tabrak Lari di Kalangan Salaman Magelang Harus Dioperasi, Pelaku Lebih Baik Menyerahkan Diri

Gelar budaya berupa kirab kesenian dari Terminal Borobudur menuju Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Wanurejo ini menjadi tontonan menarik bagi ribuan warga di sepanjang rute yang dilalui pawai kesenian ini.

Bendrat menyampaikan untuk menyelenggarakan gelar budaya ini warga di masing-masing dusun mengadakan iuran dan alhamdulillah karena kegiatan ini sudah lama tidak digelar maka semangat masyarakat besar sekali.

Ia menuturkan sembilan dusun yang ada di Desa Wanurejo mengikuti kirab budaya ini dan masing-masing membuat patung besar tokoh wayang, seperti Semar, Gatutkaca, Anoman, Puntodewo dan Jatayu.

Baca Juga: Unit Patroli Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon Ringkus 44 Anggota Geng Motor Saat Siaran Langsung Cari Musuh

"Harapan kami setelah dua tahun kemarin menangis atau terpuruk, mari bersama-sama bangkit untuk menyambut wisatawan ke Borobudur," katanya.

Kepala Desa Wanurejo Edi Suryantono mengatakan gelar budaya di Desa Wanurejo ini untuk memperingati hari lahir Desa Wanurejo yang selama pandemi ini tidak dilaksanakan.

"Selama pandemi baru kali ini kami laksanakan gelar budaya Desa Wanurejo dengan icon wayang," katanya.

Baca Juga: Bentrok Geng Sekolah Makan Korban Jiwa di Kota Jogja, Siswa SMP Asal Sleman Tewas, Ini Kronologinya

Ia menyampaikan ikon gelar budaya tahun ini berupa wayang karena sudah lama seni budaya, terutama wayang ini beku.

"Hal ini saya hidupkan karena Desa Wanurejo adalah desa wisata budaya. Nantinya dalang-dalang yang ada di Wanurejo akan dibangkitkan lagi," katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Sutriono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Rakerda Lazismu Magelang Tetapkan Target Rp12 Miliar

Senin, 26 Januari 2026 | 06:45 WIB
X