• Sabtu, 1 Oktober 2022

Kolektor rela barter mobil dengan keris di ajang Musyawarah Agung Senapati Nusantara 2022

- Minggu, 18 September 2022 | 09:08 WIB
Sekretaris Jenderal Senapati Nusantara, Hasto Kristiyanto, saat membuka Musyawarah Agung Senapati Nusantara 2022 di Bantul, Sabtu (17/9).  (Dok Senapati Nusantara)
Sekretaris Jenderal Senapati Nusantara, Hasto Kristiyanto, saat membuka Musyawarah Agung Senapati Nusantara 2022 di Bantul, Sabtu (17/9). (Dok Senapati Nusantara)

HARIAN MERAPI - Musyawarah Agung Senapati Nusantara 2022 jadi tempat menumpahkan kerinduan kolektor dan pecinta keris di nusantara.

Musyawarah Agung Senapati Nusantara (MAS) 2022 yang digelar di Hotel Ros In Bantul dari 16-18 Septermber 2022 menghadirkan bursa keris.

Kolektor yang berburu keris hebat, bahkan rela barter atau menukar mobilnya dengan sebuah keris yang memiliki pamor dan sejarah tertentu.

Baca Juga: Tokoh nasional pecinta keris akan hadiri Musyawarah Agung Senapati Nusantara di Bantul 16-18 September 2022

Menurut Ketua Pelaksana Harian organisasi induk keris terbesar di Indonesia, Senapati Nusantara, MM Hidayat, pada hari pertama sebuah stand penjualan melaporkan sudah sukses mendapat penjualan senilai Rp 90 juta. Dari Jawa Barat dan Surabaya melaporkan masing-masing sukses menjual Rp 150 jutaan.

“Semua laporan hari pertama belum masuk, kita perkirakan sudah lebh dari Rp 1 miliar di hari pertama kemarin. Perilaku kolektor juga edan-edan seperti menumpahkan kegembiraannya, mereka banyak yang masang tulisan siap barter dengan keris di mobilnya masing-masing. Padahal harga mobil-mobil kolektor itu minimal Rp 250 juta, mereka rindu membeli keris hebat,” ujar Hidayat, Sabtu (17/9/2022).

Antusiasme pelaku budaya dan spiritual keris serta para pelaku bursa keris ternyata juga sama dengan antusiasme para kolektor dan masyarakat umum peminat keris.

Baca Juga: Musyawarah Agung Senapati Nusantara gelar kongres, pameran dan bursa tosan aji di Jogja mulai Jumat

Di hari pertama MAS 2022, dari 73 paguyuban yang tergabung dalam Senapati Nusantara sudah 85 persen hadir. Di meja bursa atau trading keris dari rencana 90 stand ternyata harus tambah 70 lagi sehingga total ada 160 meja stand penjualan bursa keris.

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X