• Kamis, 8 Desember 2022

Mbah Kandi punya banyak warisan pusaka, ada Keris Kiai Pedhut hingga Tombak Pulanggeni, ceritanya begini

- Minggu, 28 Agustus 2022 | 10:45 WIB
Sejumah pusaka tombak warisan leluhur milik warga di Pengasih, Kulon Progo, Yogyakarta.  (Foto: Koko Triarko)
Sejumah pusaka tombak warisan leluhur milik warga di Pengasih, Kulon Progo, Yogyakarta. (Foto: Koko Triarko)



HARIAN MERAPI – Keris dan tombak sebagai pusaka, bagi masyarakat Jawa dihormati karena merupakan benda warisan.


Bahkan, keris atau pusaka sering menjadi warisan paling tua yang dimiliki oleh sebuah keluarga di Jawa.


Karenanya, tidak berlebihan jika seseorang merawat keris dan tombak warisan dengan penuh penghormatan.

Baca Juga: Bawal dan patin albino layak dikoleksi, siapa tahu ada hobiis ikan maupun pihak hotel berani beli mahal


Karena itu pula, rasa hormat dan penghargaan tinggi kepada pusaka berupa keris atau tombak itu bukan klenik.


Melainkan, karena nilai benda sebagai warisan keluarga yang dianggap berharga.
Di Yogyakarta, masih banyak bisa ditemui warga yang menyimpan banyak pusaka keris dan tombak dari warisan leluhurnya. Sebut saja Mbah Kandi, warga Pengasih, Kulon Progo, ini.


Mbah Kandi yang sudah agak pelupa itu memiliki banyak pusaka peninggalan leluhurnya, mulai dari keris hingga tombak.


Beberapa pusaka warisan kakek moyang itu ada Keris Kiai Pedhut, Keris Kiai Masangi, dan sebuah batu akik yang disebutnya Watu Langgeng.

Baca Juga: Apakah vaksin Covid-19 untuk anak mengganggu imunasi lainnya, ini jawaban Prof Zubairi Djoerban


Selain itu, Mbah Kandi juga memiliki warisan pusaka tombak sepuh sebanyak empat bilah.
Dari semua benda pusaka warisan leluhurnya itu, dua bilah keris dan empat mata tombak sepuh sudah berkarat parah.

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paguyuban Sidji gelar pameran META NI di Jogja Gallery

Kamis, 10 November 2022 | 09:00 WIB
X