• Kamis, 8 Desember 2022

Keris, warisan budaya adiluhung semakin diterima masyarakat? Begini kata seniman...

- Selasa, 23 Agustus 2022 | 18:54 WIB
Godod Sutejo dalam sarasehan bertajuk Keris Gaya Kontemporer dan Gaya Tradisional serta Penerimaannya di Masyarakat, di Grha Keris Yogyakarta, Selasa (23/8/2022).  (Tangkapan Layar YouTube tasteofjogja disbud diy)
Godod Sutejo dalam sarasehan bertajuk Keris Gaya Kontemporer dan Gaya Tradisional serta Penerimaannya di Masyarakat, di Grha Keris Yogyakarta, Selasa (23/8/2022). (Tangkapan Layar YouTube tasteofjogja disbud diy)

JOGJA, harianmerapi.com - Keris sebagai warisan budaya adiluhung ternyata tidak serta merta membuatnya mudah diterima oleh masyarakat luas.

Bahkan, masih ada sebagian orang yang menganggap keris sebagai benda menakutkan.

Upaya mengenalkan keris sebagai benda warisan leluhur yang adiluhung pun kemudian menjadi tantangan pelestariannya.

Baca Juga: Gol semata wayang Marselino Ferdinan menangkan duel Persebaya vs PSIS Semarang

Untuk menjawab hal itu, Dinas Kebudayaan DIY menggelar sarasehan tentang tentang keris, bertajuk’Keris Gaya Kontemporer dan Gaya Tradisional Serta Penerimaannya di Masyarakat.

Sarasehan tersebut merupakan rangkaian acara Jogja International Heritage Festival (JIHF) 2022, yang berlangsung luring dan daring di Grha Keris Yogyakarta, Selasa (23/8/2022).

Hadir sebagai narasumber, seniman budayawan keris Godod Sutejo, dan dosen filsafat UGM Dr Sindung Tjahyadi, M Hum.

Dalam paparannya, Taufik Hermawan sebagai moderator mengatakan saat ini keris mulai bisa diterima oleh masyarakat luas.

Baca Juga: Elit politik saling beranjangsana, bukti koalisi masih sangat cair....

Dia mengatakan, bahwa saat ini banyak pelaku budaya, praktisi keris, dan seniman muda yang berkarya di metalurgi melalui keris.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paguyuban Sidji gelar pameran META NI di Jogja Gallery

Kamis, 10 November 2022 | 09:00 WIB
X