• Selasa, 16 Agustus 2022

Spirit Kartini Masa Kini Lewat Pameran Seni Rupa Perempuan Indonesia 'Aku Mau!'

- Jumat, 29 April 2022 | 07:00 WIB
Seniman menggoreskan karyanya dalam pameran seni rupa yang digelar Grand Ambarrukmo Jogja.  (Dok Grand Ambarrukmo)
Seniman menggoreskan karyanya dalam pameran seni rupa yang digelar Grand Ambarrukmo Jogja. (Dok Grand Ambarrukmo)

JOGJA, harianmerapi.com - Grand Ambarrukmo Jogja menggelar pameran seni rupa kontemporer perdana dengan mengusung tema 'Menuangkan spirit dari sosok Pahlawan Nasional Kartini' dalam rangka memperingati Hari Kartini setiap 21 April.

Pameran Seni Rupa dengan tajuk “Aku Mau” diambil dari semboyan RA Kartini:
“Aku mau!’ Dua patah kata yang ringkas itu sudah beberapa kali mendukung dan membawa aku melintasi gunung keberatan dan kesusahan. Kata ‘aku tiada dapat!’ melenyapkan rasa berani. Kalimat ‘aku mau!’ membuat kita mudah mendaki puncak gunung.”

Semboyan itu menjadi spirit pameran kali ini, diterjemahkan menjadi karya, dijadikan kampanye kecil dari para seniman ini untuk menunjukkan sisi lain dari Kartini, juga menandakan bahwa para seniman yang terlibat sangat boleh menuangkan apa yang dialaminya menjadi karya.

Baca Juga: Yuk Rayakan Idul Fitri 1443 H dengan Twibbon Gratis Desin Baru, Simpel tapi Tetap Keren Bikin Mengesankan

Marketing Communication Grand Ambarrukmo Jogja, Merlin Sukmawati mengutarakan, terdapat 36 karya lukisan dari perupa perempuan Indonesia yaitu Dyan Anggraini, Astuti Kusumo, Mola, Rina Kurniyati, dan Ulfah Yulaifah yang akan dipamerkan terbuka untuk masyarakat umum di publik area hotel.

Pemeran ini akan berlangsung pada 26 April 2022 sampai 6 Mei 2022 dan dibuka secara resmi pada 26 April 2022 oleh Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA. Selain itu, terdapat penampilan tarian pembuka spesial dari Didik Nini Thowok serta diskusi seni rupa (talkshow), melukis on the spot, dan akan dipandu oleh Tako Mintardja.

Pameran “Aku Mau!” diharapkan dapat memberikan informasi terkait seni rupa, memunculkan inspirasi dan motivasi para perupa khususnya perupa perempuan untuk tetap berkarya.

Memberikan ruang bagi para pengunjung untuk menikmati hasil karya dan memperkaya informasi, menjadi sarana wisata edukasi kultural yang mampu menarik perhatian publik khususnya tamu hotel dan masyarakat luas di Jogja.*

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X