• Selasa, 7 Desember 2021

Alasan Efek Jera, Ibu Belum Cabut Laporan Polisi Terkait Anak yang Jual Perabot dan Genteng Rumah

- Kamis, 25 November 2021 | 14:36 WIB
Kondisi rumah Paliyem tanpa genteng karena diturunkan anaknya untuk dijual.  (Foto: Dok. Polsek Pundong)
Kondisi rumah Paliyem tanpa genteng karena diturunkan anaknya untuk dijual. (Foto: Dok. Polsek Pundong)

BANTUL, harianmerapi.com - Hingga Kamis (25/11/2021) Paliyem belum mencabut laporan terhadap DRS, anaknya sendiri yang kini ditahan Polisi lantaran menjual perabot dan genteng rumah untuk menghidupi pacarnya.

Kanit Reskrim Polsek Pundong, Ipda Heru Pracoyo membenarkan bahwa belum ada pencabutan laporan terhadap DRS.

Menurutnya sang ibu masih enggan mencabut laporan kemungkinan karena ingin memberikan efek jera, setelah tindakan keterlaluan yang dilakukan DRS.

Baca Juga: Mahasiswa di Bantul Bongkar Atap dan Jual Genteng Rumah Ibunya demi Foya-foya, Termasuk Main Perempuan

"Ibunya bilang, kalau tidak akan mencabut laporan. Semua itu sebagai efek jera terhadap anaknya karena dinilai sudah sangat keterlaluan," sebutnya, Kamis (25/11/2021).

Padahal sebelumnya, Kapolres Bantul, AKBP Ihsan berharap kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Namun hal itu terjadi jika Paliyem mencabut laporannya.

"Kalau hari ini atau besok ibunya mau mencabut laporan kasusnya kita hentikan. Karena ini adalah delik aduan," sebutnya, Rabu (24/11/2021).

Baca Juga: LPAI Jateng Kawal Kasus Anak Dicabuli Ayah Kandung di Salatiga

Diberitakan sebelumnya, Paliyem melaporkan DRS (24) ke pihak berwajib karena geram dengan kelakuan anak kandungnya tersebut.

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X