• Selasa, 30 November 2021

Keluarga Korban Pembunuhan Berantai di Kulon Progo Protes Dika Divonis 11 Tahun, Kakak Dessy: Konyol Sekali

- Selasa, 23 November 2021 | 17:15 WIB
Terdakwa Dika saat mmeragakan menghabisi korban Dessy dalma reka ulang beberapa waktu lalu. (FOTO: AMIN KUNTARI)
Terdakwa Dika saat mmeragakan menghabisi korban Dessy dalma reka ulang beberapa waktu lalu. (FOTO: AMIN KUNTARI)

KULON PROGO, harianmerapi.com - Vonis hukuman 11 tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim terhadap Nurma Andika Fauzy (22) alias Dika, pelaku pembunuh sadis di Kulon Progo, mengejutkan keluarga korban.

Selain tidak mendengar kabar terkait perkembangan persidangan, keluarga korban juga menyayangkan dasar hukum yang digunakan untuk menjerat Dika, yakni pasal tentang pencurian dengan kekerasan, bukan pembunuhan.

Aksi yang dilakukan Dika terbilang sadis, lantaran pria muda warga Tawangsari Pengasih itu tega menghabisi nyawa dua wanita yakni Dessy Sri Diantary warga Gadingan Wates dan Takdir Sunaryati alias Dadik, gadis difabel berkaki palsu warga Paingan Sendangsari Pengasih.

Motifnya sama, yakni ingin menguasai harta benda korban. Vonis hukuman 11 tahun penjara dijatuhkan majelis hakim pada persidangan perkara pertama dengan korban Dessy. Sementara persidangan untuk perkara kedua dengan korban Dadik, saat ini masih dalam tahap mendengarkan keterangan saksi.

Baca Juga: Dika Pembunuh Berantai di Kulon Progo Mulai Diadili, Terancam Vonis Mati

Kakak kandung Dessy, Raka Perdana Putra mempertanyakan keputusan majelis hakim dalam penggunaan dasar hukum untuk menjerat pelaku yakni Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan.

"Jelas-jelas apa yang dilakukan Dika kepada adik saya itu pembunuhan, masa iya bukan pembunuhan, konyol sekali," kata Raka, Selasa (23/11/2021).

Selain penerapan pasal, Raka juga menyayangkan tidak adanya pemberitahuan tentang pelaksanaan persidangan kepada pihak keluarga. Bahkan, keluarga Dessy merasa terkejut lantaran mendengar proses persidangan sudah dalam tahap penjatuhan vonis hukuman.

"Nggak ada yang kasih kabar sama sekali, kita tahunya sudah vonis. Tiba-tiba kemarin ada yang kasih link berita, Dika sudah dijatuhi hukuman 11 tahun penjara," ucapnya.

Raka menilai, vonis 11 tahun penjara yang dijatuhkan terhadap Dika tidak sebanding dengan perbuatan yang dilakukannya. Sebab pria muda tersebut sudah menghabisi nyawa adiknya sehingga patut dijatuhi hukuman yang lebih berat.

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X