• Jumat, 22 Oktober 2021

Jepang Catat Kasus Tertinggi Bunuh Diri Anak Sejak Tahun 1974

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 08:42 WIB
Ilustrasi (Foto: Dok Merapi)
Ilustrasi (Foto: Dok Merapi)

TOKYO, harianmerapi.com - Kasus bunuh diri anak di Jepang mencapai rekor tertinggi dalam lebih dari empat dekade selama pandemi, menurut laporan media lokal yang mengutip kementerian pendidikan Jepang.

Menurut survei kementerian pendidikan Jepang, sebanyak 415 anak dari usia sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) tercatat bunuh diri.

Kasus-kasus bunuh diri anak usia sekolah yang terjadi saat pandemi Covid-19 itu mendorong penutupan sekolah-sekolah dan mengganggu kegiatan belajar di ruang kelas pada 2020.

Baca Juga: Teror Pria Bersenjatakan Busur dan Panah Tewaskan Lima Orang di Norwegia

Jumlah kasus bunuh diri anak itu naik hampir 100 kasus dibandingkan dengan tahun lalu (2019), yang merupakan angka tertinggi sejak pencatatan dimulai pada 1974, seperti diberitakan surat kabar Asahi pada Kamis (14/10/2021).

Aksi bunuh diri memiliki sejarah panjang di Jepang sebagai suatu cara untuk menghindari rasa malu atau aib. Jepang telah lama menjadi negara dengan tingkat bunuh diri tertinggi di antara negara-negara Kelompok Tujuh (G7).

Namun, suatu upaya nasional telah menurunkan angka bunuh diri sekitar 40 persen selama 15 tahun, termasuk penurunan kasus selama 10 tahun berturut-turut mulai dari 2009.

Baca Juga: Pria Cabul Gegerkan Embung Tambakboyo Sleman

Akan tetapi, di tengah pandemi, kasus bunuh diri meningkat pada 2020 setelah satu dekade menurun, dengan jumlah wanita yang melakukan bunuh diri melonjak di tengah tekanan emosional dan finansial yang disebabkan oleh pandemi virus corona.

Halaman:

Editor: Sutriono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Vaksin Covid-19 Dosis Ketiga Mulai Diberikan di Italia

Selasa, 21 September 2021 | 10:10 WIB

Kapsul SpaceX Bawa Empat Warga Sipil Mendarat di Florida

Minggu, 19 September 2021 | 10:55 WIB
X