• Senin, 6 Desember 2021

Mahasiswi Tewas di Kamar Kos di Sleman, Korban Diduga Bunuh Diri Nenggak Racun Apotas

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 12:37 WIB
Petugas mengevakuasi mayat mahasiswi yang ditemukan tewas di kos. (Foto: dokumentasi Polsek Depok Barat)
Petugas mengevakuasi mayat mahasiswi yang ditemukan tewas di kos. (Foto: dokumentasi Polsek Depok Barat)

SLEMAN,harianmerapi.com-Polisi menemukan fakta baru kasus penemuan mayat seorang mahasiswi di dalam kamar kos di Jalan Dirgantara 1 No 6 Padukuhan Ngentak, Caturtunggal, Depok, Sleman. Dia diduga tewas karena nenggak racun.

Hal ini dikatakan Kanit Reskrim Polsek Depok Barat Iptu Mateus Wiwit. Menurutnya, dari hasil olah TKP, polisi menemukan bekas racun jenis apotas di dekat tubuh korban.

"Kuat dugaan korban tewas minum racun. Kami menemukan botol apotas di kos korban," kata Mateus Wiwit, Jumat (22/10/2021). Dia mengatakan, polisi tidak menemukan luka bekas penganiyaan di tubuh korban. Dia diduga tewas karena bunuh diri.

"Kami masih melakukan pemeriksaan intensif," ujarnya.

Baca Juga: Mahasisiwi Tewas di Kamar Kos di Sleman, Polisi Lakukan Penyelidikan

Diberitakan sebelumnya, seorang mahasiswi kampus Swasta berinisial KA (20) asal Sulawesi Tengah, ditemukan meninggal dunia, Kamis (21/10/2021) malam di kamar kosnya di Jalan Dirgantara 1 No 6 Padukuhan Ngentak, Caturtunggal, Depok, Sleman.

Korban ditemukan meninggal dalam kamar sekitar pukul 20.00 WIB.

Kapolsek Depok Barat, AKP Amin Ruwito SIK melalui Kanit Reskrim Iptu Mateus Wiwit Kustiyadi SH kepada wartawan Jumat (22/10/2201) mengatakan, saksi pertama kali yakni penjaga kos yang bernama Esti Utami.

Saat itu, sekira pukul 19.00 WIB, saksi ditelpon oleh teman-teman korban dan meminta agar mengecek korban dikarenakan dari siang tidak bisa menghubungi korban via telpon. Saksi lantas mengecek kamar korban.

Baca Juga: Fakta Mayat Duduk Bersila Terkubur Pasir Parangkusumo, Ada Saksi Pernah Lihat Orang Tapa Pendem di TKP

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X