• Rabu, 1 Desember 2021

Jatuh dari Pohon Setinggi 17 Meter, Kakek di Kulon Progo Tewas, Kepala Belakang Mengeluarkan Darah

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 17:41 WIB
Warga dan polisi memeriksa lokasi jatuhnya korban dari atas pohon. (foto: humas Polres Kulon Progo)
Warga dan polisi memeriksa lokasi jatuhnya korban dari atas pohon. (foto: humas Polres Kulon Progo)

KULON PROGO,harianmerapi.com- Seorang buruh tani, Rubiyatmo (65) warga Srikayangan, Sentolo Kulon Progo tewas jatuh dari pohon munggur di dekat rumahnya, Minggu (17/10/2021) petang. Kuat dugaan korban terpeleset saat memetik daun untuk pakan ternaknya. Dia jatuh dari ketinggian 17 meter.

Kasubag Humas Polres Kulon Progo Iptu Nengah Jefri kepada wartawan, Selasa (19/10/2021) membenarkan kejadian itu. Dia mengatakan, awalnya seorang tetangga korban, Sulastri (45) tengah berada di rumah dan didatangi istri korban, Sarmi.

Saat itu Sarmi memberitahukan kepadanya jika suaminya atau korban tergeletak di kebun dekat rumahnya dalam kondisi kepala berdarah. Saksi dan warga lain kemudian melakukan pemeriksaan dan mendapati korban telah tewas.

Baca Juga: 11 Siswa MTS di Ciamis Tewas Saat Susur Sungai, Hanyut 50 Meter dan Tenggelam di Kedalaman 4 Meter

Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada aparat kepolisian setempat. Polisi segera datang ke lokasi dan memeriksa korban. Saat itu diketahui kepala korban bagian belakang mengeluarkan darah.

Petugas Puskesmas Sentolo kemudian didatangkan untuk memeriksa korban. Petugas medis pun mendapati luka diduga karena jatuh dari ketinggian.

Menurut Iptu Nengah Jefri, dari hasil pemeriksaan, kuat dugaan korban tewas akibat jatuh dari atas pohon munggur. "Tingginya 17 meter," ujar Jefri.

Dijelaskan, berdasarkan keterangan istrinya, korban pamit dari rumah untuk memetik daun di pohon munggur guna memberi makan sapi peliharaannya. Diduga saat memanjat itu, dia terpeleset dan jatuh.

Baca Juga: Daftar Identitas 11 Pelajar Korban Tewas dan Terluka Susur Sungai di Ciamis, Semua Korban Sudah Dievakuasi

"Tak ada luka penganiayaan di tubuh korban. Jasadnya segera diserahkan keluarga untuk dimakamkan," ujar Nengah Jefri.*

Halaman:

Editor: Herbangun Pangarso Aji

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X