• Jumat, 12 Agustus 2022

Kasus PMK Menyebar di 10 Kecamatan di Sukoharjo, Kecamatan Gatak dan Kartasura Bebas PMK

- Jumat, 24 Juni 2022 | 16:32 WIB
Ilustrasi. Ternak sapi milik warga di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat yag telah sembuh dari wabah PMK  (ANTARA/Akhyar)
Ilustrasi. Ternak sapi milik warga di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat yag telah sembuh dari wabah PMK (ANTARA/Akhyar)

SUKOHARJO, harianmerapi.com - Kecamatan Gatak dan Kartasura di Kabupaten Sukoharjo Jawa Tengah menjadi dua kecamatan untuk sementara masih terbebas karena belum ditemukan kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.

Sedangkan sepuluh kecamatan lainnya di wilayah Kabupaten Sukoharjo sudah ada temuan kasus PMK dengan status baik temuan baru, sakit, sembuh, mati dan potong paksa.

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo Arif Rahmanto, Jumat (24/6/2022) mengatakan dari total 12 kecamatan di Kabupaten Sukoharjo ada sepuluh kecamatan yang ditemukan kasus penyebaran PMK.

Baca Juga: Bupati Gunungkidul Lari 23 Kilometer Menuju Lokasi Peresmian Gelora Mastra di Kapanewon Ponjong

Sedangkan dua kecamatan lagi masih terbebas karena belum ada temuan kasus PMK.

Sepuluh kecamatan yang sudah ditemukan kasus PMK yakni, Kecamatan Weru, Bulu, Tawangsari, Sukoharjo, Nguter, Bendosari, Polokarto, Mojolaban, Grogol dan Baki.

Sedangkan dua kecamatan yang belum ada temuan kasus PMK yakni, Kecamatan Gatak dan Kecamatan Kartasura.

"Data per 22 Juni 2022 diketahui dari 12 kecamatan ada sepuluh kecamatan yang sudah ada temuan kasus PMK. Sedangkan dua kecamatan lagi masih terbebas belum ada temuan PMK," ujarnya.

Baca Juga: Dosen UMBY Beberkan 4 Tips Memilih Hewan Kurban di Tengah Wabah PMK, Salah Satunya Harus Teliti

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X