Kapolres Sukoharjo Minta Maaf Terkait Viral Kasus Tilang Elektronik (ETLE) Warga Tanpa Helm di Area Persawahan

- Kamis, 23 Juni 2022 | 15:20 WIB
Foto viral pengendara motor di pinggir sawah kena tilang ETLE Polres Sukoharjo.  (Humas Polda Jateng)
Foto viral pengendara motor di pinggir sawah kena tilang ETLE Polres Sukoharjo. (Humas Polda Jateng)

SUKOHARJO, harianmerapi.com - Polres Sukoharjo menyampaikan permohonan maaf atas kasus penilangan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang terjadi pada salah satu warga yang mengendarai sepeda motor tanpa helm di area persawahan.

Kejadian penilangan terhadap warga di area persawahan tersebut menimbulkan polemik di masyarakat. Kasus ETLE terhadap warga tanpa helm di area persawahan itu juga viral di media sosial.

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan mengucapkan terimakasih atas kritik dan saran yang telah diberikan masyarakat terhadap kasus penilangan ETLE terhadap warga di area persawahan.

Baca Juga: Selama Pelaksanaan Tilang Elektronik, Korlantas Polri Sebut Dendanya Capai Rp639 miliar

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, Kamis (23/6/2022) mengatakan, dalam beberapa hari terakhir media sosial dihebohkan dengan sebuah kabar penilangan kepada seorang pengendara sepeda motor di area persawahan.

Penilangan tersebut diperkuat dengan adanya foto surat konfirmasi ETLE.

"Kami mohon maaf jika dalam penegakan hukum melalui ETLE ini menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Tetapi memang ETLE itu tidak hanya statis yang ada di jalan raya tetapi juga ada yang dipakai oleh petugas di jalan dan kamera dengan aplikasi ETLE," kata Kapolres.

Baca Juga: Cegah Kenaikan Kasus Covid-19 Varian Baru, BIN DIY Gencarkan Vaksinasi Booster

Kapolres menjelaskan, terkait bagaimana penilangan bisa terjadi, jika yang bersangkutan tertangkap melakukan pelanggaran melalui ETLE Mobile, bukan dari ETLE yang biasanya terpasang di ruas jalur protokol.

Petugas mendapati pengendara sepeda motor tersebut melintas di wilayah persawahan tanpa menggunakan helm.

"Jadi bukan kamera ETLE-nya diletakkan di persawahan. Tapi memang anggota kita diberi aplikasi khusus di handphonenya untuk memantau pelanggaran sambil berpatroli. Itulah yang namanya ETLE Mobile," ujarnya.

Kapolres melanjutkan, orang yang ditilang tersebut memang berprofesi sebagai petani.

Namun pada saat kejadian penindakan penilangan tidak dalam kapasitas sebagai petani atau dari sawah melainkan pulang dari takziah.

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan bersama Panto Suwarno petani yang viral ditilang ETLE di area persawahan.
Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan bersama Panto Suwarno petani yang viral ditilang ETLE di area persawahan. (Wahyu Imam Ibadi)

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X