• Kamis, 18 Agustus 2022

Perdagangan Hewan Ternak Wajib Tunjukan Surat Keterangan Sehat dan Sertifikat Vaksin PMK

- Minggu, 19 Juni 2022 | 13:10 WIB
Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo Bagas Windaryatno saat mendampingi Menteri Pertanian Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo melakukan vaksinasi hewan ternak di Desa Mertan, Kecamatan Bendosari.  (Wahyu Imam Ibadi)
Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo Bagas Windaryatno saat mendampingi Menteri Pertanian Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo melakukan vaksinasi hewan ternak di Desa Mertan, Kecamatan Bendosari. (Wahyu Imam Ibadi)

SUKOHARJO, harianmerapi.com - Transaksi jual beli hewan ternak wajib menunjukan kelengkapan syarat surat keterangan sehat dan sertifikat vaksin.

Kebijakan tersebut seperti ditetapkan pemerintah pusat berlaku sekarang termasuk dalam menghadapi Idul Adha di tengah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK). Masyarakat diminta memahami hal tersebut baik pedagang hewan ternak, peternak dan warga.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo Bagas Windaryatno, Minggu (19/6/2022) mengatakan, sistem perdagangan hewan ternak semakin diperketat menyusul munculnya wabah PMK.

Baca Juga: Ketua Satgas IDI Minta Pemerintah Indonesia Cegah Penyebaran Monkeypox, Ini Data Kasusnya

Transaksi jual beli maupun pemotongan atau penyembelihan hewan ternak sebelumnya hanya mensyaratkan surat keterangan sehat hewan ternak saja. Surat keterangan sehat tersebut untuk mengetahui dan menjamin kondisi kesehatan hewan ternak sehingga aman dikonsumsi manusia.

Kebijakan pemerintah sekarang bertambah dengan diberlakukannya sertifikat vaksin PMK pada hewan ternak. Hal itu menyesuaikan kondisi sekarang sedang muncul wabah PMK. Vaksin diberikan untuk menjaga kesehatan hewan ternak sekaligus pengendalian wabah PMK.

Hewan ternak yang sudah divaksin nantinya akan mendapat tanda khusus pada bagian tubuhnya yakni berupa cap di telinga. Selain itu bukti penguat lain diberikan berupa sertifikat vaksin secara digital melalui aplikasi. Pemilik hewan ternak juga bisa mencetak sertifikat tersebut sebagai bukti cetak sudah mendapat vaksin PMK.

Baca Juga: Kasus AKBP Brotoseno, Kapolri Pastikan PK Segera Ditindaklajuti

"Pertama surat keterangan sehat dari petugas terkait dan kedua sertifikat vaksin PMK. Dua syarat itu sesuai kebijakan pemerintah pusat," ujarnya.

Bagas menjelaskan, perlakuan penerapan dua syarat tersebut dilakukan demi kebaikan bersama. Khusus untuk vaksin PMK diberikan pada hewan ternak sifatnya sama seperti vaksin virus Corona yang diberikan pada manusia.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X