• Jumat, 12 Agustus 2022

Rumahku Bukan Surgaku 21: Malam Pengantin yang Sangat Meresahkan

- Sabtu, 27 November 2021 | 11:30 WIB
Pono minta Inem berterus terang. (Ilustrasi Sibhe)
Pono minta Inem berterus terang. (Ilustrasi Sibhe)

harianmerapi.com - Sampailah saat-saat yang ditakutkan Inem tiba, malam pengantin. Padahal malam pengantin umumnya saat paling ditunggu-tunggu pasangan baru, termasuk Pono.

Setelah semua kegiatan perhelatan pernikahan selesai dan rumah menjadi sepi, maka deburan ombak yang keras seakan menghantam dada Inem. Ia sangat resah suaminya tahu dirinya ternyata sudah hamil.

Berlawanan dengan deburan dada Pono, yang sudah tak sabar menunggu saat-saat bersejarah dalam hidupnya.

Baca Juga: Cerita Misteri: Istri Melahirkan, tapi Suami yang Kesakitan

Akhirnya tak ada jalan lain bagi Inem, kecuali harus berbohong pada suaminya. Berbohong demi kebaikan, katanyua boleh. Demikian kata hati Inem, sekalipun kebaikan yang dimaksudnya masih dalam arti yang tidak jelas.

"Mas, maaf ya, mohon bersabar. Inem masih kedatangan tamu," kata Inem dengan agak ragu-ragu.
"Tamu siapa?" tanya Pono dengan polosnya.
"Bukan orang. Maksudnya Inem sedang datang bulan."

"Ooo, gitu...." hanya itu yang dikatakan Pono, sekalipun dalam hatinya ada kekecewaan yang mendalam.

Baca Juga: Kena Batu Akibat Mokel di Bulan Puasa dan Mengobati Sakit Gigi dengan Cengkih

Saat semangat tengah tinggi memuncak, tiba-tiba harus diputus begitu saja. Siapa yang tidak kecewa.

Ada sedikit keinginan dalam hati Pono untuk memaksakan kehendak. Tapi ia melihat Inem sudah menutup tubuhnya rapat-rapat, tidur sambil melingkarkan tubuh dan berselimut dengan jarit.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X