• Rabu, 8 Desember 2021

Mensyukuri Nikmat 39: Tersingkir dari Rumah Sendiri

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 12:00 WIB
Yono dan Yeyen memilih meninggalkan rumah sendiri untuk tinggal di kios kontrakan (Ilustrasi Sibhe)
Yono dan Yeyen memilih meninggalkan rumah sendiri untuk tinggal di kios kontrakan (Ilustrasi Sibhe)

BAGUS akhirnya menyusul saudara-saudaranya, menikah di usia muda. Kali ini memang tidak dikarenakan hamil duluan, namun memang Bagus ingin seperti saudara-saudaranya, memiliki keluarga dan anak.

Selain itu, Darti sebagai orang tua juga merasa risih, melihat anaknya itu sudah 'uyang-uyung' dengan pacarnya. Bahkan tak jarang kekasihnya itu diajak menginap di rumah, sekalipun mereka belum terikat dalam tali pernikahan.

Jadilah rumah Purbo kian terasa sesak saja. Tiga anak Darti yang sudah berkeluarga tinggal dalam satu lingkungan. Mereka masing-masing menempati bagian-bagian rumah yang terpisah-pisah, karena begitu luasnya rumah peninggalan Yani dahulu.

Baca Juga: Film 'Losmen Bu Broto' Tayang di Bioskop Mulai 18 November 2021, Kisah konflik dan Kehangatan Sebuah Keluarga

Meski begitu, Yono dan Yeyen yang sebenarnya berhak atas rumah tersebut, jadi tidak kebagian tempat. Mereka justru tersingkir.

"Yono, kamu dengan adikmu tinggal di bekas gudang beras ya, karena tempat kalian akan dipakai Bagus dan istrinya," kata Darti suatu hari.

Yono hanya mengangguk saja, tidak bersuara apapun. Ia tahu, jika dibantah pasti ibunya akan marah besar. Ia lantas mengajak Yeyen untuk pergi menyingkir.

Baca Juga: Mensyukuri Nikmat 38: Anak Tiri Disia-siakan Justru Menjadi Tempaan

Mereka menuju ke gudang yang ditunjuk ibu tirinya untuk mereka tempati. Yono tahu benar, tempat itu sungguh sangat tidak layak untuk tempat tinggal, karena lebih menyerupai kandang binatang.

"Dik, jangan menangis ya, kita diberi tempat seperti ini," kata Yono pada Yeyen.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X