• Minggu, 17 Oktober 2021

Kejujuran Membawa Nikmat 10: Pesan Terakhir dari Papa

- Minggu, 5 September 2021 | 13:18 WIB
Parno memberi nasihat pada Surya sebelum berangkat ke Jakarta            (Ilustrasi Sibhe)
Parno memberi nasihat pada Surya sebelum berangkat ke Jakarta (Ilustrasi Sibhe)

PETANG itu Surya masih di rumah temannya untuk mengerjakan tugas kampus. Tiba-tiba handphonenya berdering. Setelah diangkat ternyata dari ayahnya, Parno, yang minta Surya segera pulang. Agak kaget juga Surya, karena tak biasanya ia ditelpon diminta untuk pulang. Apalagi ayahnya tahu, dia sedang berada di rumah temannya.

Sampai di rumah semua sudah berkumpul. Ada Parno, Dina dan Putri di ruang tamu. Sementara ada pula tas-tas cukup besar, rupanya ada yang akan bepergian jauh dan lama.

Ternyata benar, Parno akan pergi ke Jakarta untuk keperluan dinas. Tapi rupanya kali ini Dina ingin ikut menemani, sekalian ingin menengok saudaranya yang lama tidak bertemu. Sebelum berangkat Parno mengumpulkan seluruh keluarganya untuk berpamitan.

Baca Juga: Ramuan Kunir Putih Kian Dicari Saat Pandemi Covid-19

"Surya dan Putri, papa dan mama akan pergi agak lama. Tolong jaga rumah ya. Kamu Surya jaga adikmu. Sedang kamu Putri, jangan terlalu manja. Harus belajar mandiri ya," pesan Parno.

Surya merasa sedikit agak aneh dengan pesan yang disampaikan ayah angkatnya, karena diucapkan dengan sangat serius dan dengan intonasi pelan-pelan. Sepertinya biar jelas dan dirinya dengan Putri bisa meresapinya. Berbeda dengan Putri, yang terlihat kurang respon, karena tetap asyik bermain dengan handphonenya.

"Putri...kamu dengan pesan papa."
"Eh..iya. Iya dengar papa," jawab Putri tergagap.

Baca Juga: Ajang Pencarian Bakat Penyanyi Dangdut Prima Founder STARDUTZ Buka Pendaftaran

Sudah biasa Parno menyetir sendiri mobilnya kemanapun ia pergi. Begitu pula kali ini, sekalipun perjalanan akan ditempuh cukup lama dan jauh, Parno tak mau naik pesawat. Ia bersikeras tetap membawa mobil dan menyetirnya sendiri.

"Jakarta sangat jauh Pa, kenapa tidak naik pesawat atau kereta saja. Nanti papa capek," kata Surya.
"Tidak apa-apa, nanti jalan santai saja, kalau capek kan banyak restoran atau hotel di jalan."

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mensyukuri Nikmat 22: Nama Adalah Doa

Rabu, 13 Oktober 2021 | 07:30 WIB

Mensyukuri Nikmat 21: Perang Terselubung Dua Istri

Selasa, 12 Oktober 2021 | 11:23 WIB

Mensyukuri Nikmat 20: Istri Pertama Pilih Mengalah

Senin, 11 Oktober 2021 | 20:00 WIB

Mensyukuri Nikmat 18: Tabah Menerima Kenyataan

Minggu, 10 Oktober 2021 | 20:00 WIB

Mensyukuri Nikmat 16: Baru Terasa Setelah Ibu Tiada

Sabtu, 9 Oktober 2021 | 20:00 WIB

Mensyukuri Nikmat 15: Ditinggal Ibu Selama-lamanya

Sabtu, 9 Oktober 2021 | 05:00 WIB

Mensyukuri Nikmat 14: Rencana Diam-diam Istri Kedua

Jumat, 8 Oktober 2021 | 20:00 WIB

Mensyukuri Nikmat 12: Perihnya Harus Berbagi Suami

Kamis, 7 Oktober 2021 | 07:00 WIB
X