• Selasa, 30 November 2021

Kejujuran Membawa Nikmat 8: Terbongkarnya Rahasia Besar

- Sabtu, 4 September 2021 | 06:34 WIB
Surya akhirnya bertemu dengan ibu kandungnya. (Ilustrasi Sibhe)
Surya akhirnya bertemu dengan ibu kandungnya. (Ilustrasi Sibhe)

SAAT itu usia Surya menginjak 12 tahun. Ia sudah duduk di bangku SMP. Ucapan Joko yang menyebut dirinya hanya anak pungut di keluarga Parno, benar-benar memukul perasaannya.

Jiwanya belum matang betul untuk menerima kenyataan yang mengejutkan tersebut. Selama ini dia sudah menganggap Parno dan Dina adalah ayah dan ibu kandungnya. Sedang Putri adalah adik kandung yang sangat ia sayangi.

Di dalam kamar Surya merenungi dirinya. Jika benar di keluarga ini dirinya hanya anak tiri, lantas siapa sebenarnya ayah ibu kandungnya? Pertanyan itu terasa sangat berat diterima oleh anak yang baru berusia belasan tahun.

Dan kenyataan itu, ia dapat dari orang lain, dari teman sepermainan, bukan dari orang-orang yang selama ini ia anggap sebagai keluarga yang sebenarnya.

Baca Juga: Ternyata Aku Membuatkan Teh Hangat untuk Arwah Bu Rasmi

Di tengah lamunannya, sayup-sayup Surya mendengar ada percakapan di ruang tengah. Rupanya ayah dan ibunya tengah menonton televisi bersama Putri.

"Pah, apa benar Kak Surya bukan kakak kandung Dina?" tanya Dina yang dalam usianya 7 tahun terlihat polos.

"Siapa yang bilang?" jawab Parno mencoba untuk tenang, meskipun pertanyaan putrinya itu seakan sembilu yang menembus jantung hatinya.

Ketakutan yang selama ini menghantui Parno pun sepertinya sudah mendekati kenyataan. Ia menyadari, suatu saat Surya pasti akan mengetahui jati dirinya, namun selama ini Parno merasa belum siap untuk mengatakannya.

Baca Juga: Agama Kasih Sayang

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X