• Selasa, 30 November 2021

Kejujuran Membawa Nikmat 5: Meneladani Rasulullah dalam Mendidik Anak

- Senin, 30 Agustus 2021 | 11:33 WIB
Dina dan Parno dengan senang hati merawat anak angkatnya. (Ilustrasi Sibhe)
Dina dan Parno dengan senang hati merawat anak angkatnya. (Ilustrasi Sibhe)

PADA mulanya terasa kagok, ketika Dina harus merawat anak Bu Karto yang baru berusia beberapa bulan. Anak yang kemudian dipanggil Surya (bukan nama sebenarnya) itu, sudah mulai belajar berjalan dan bicara sepatah dua patah kata.

Kagok lantaran biasanya hanya mengurus dirinya sendiri serta suami, sekarang ada anak kecil yang membutuhkan perhatian lebih.

Dari bangun tidur hingga malam hari tidur lagi, Dina tak bisa lepas dari Surya untuk merawat dan menjaga. Mulai dari memandikan, menyuapi, membuatkan susu, mengendong dan segala kebutuhan Surya sangat detil diperhatikan Dina.

Baca Juga: Gantungkan Cita-cita Setinggi Langit 1: Banyak Teman Banyak Rezeki

Hal ini membuat perhatiannya pada Parno agak berkurang. Bahkan Dina rela melepaskan pekerjaannya, demi merawat anak yang selama ini sudah sangat didambakannya.

Semua ilmu merawat anak ia pelajari dari berbagai sumber, baik dari buku, browsing internet maupun nasihat dari beberapa orang yang sudah lebih berpengalaman marawat anak.

Bukan saja soal merawat secara fisik, Dina juga mempelajari bagaimana caranya mendidik dan memberi pembimbingan pada anak tentang tauhid, dengan harapan kelak menjadi orang yang benar secara agama.

Baca Juga: Sinkronisasi dan Optimalisasi Tri Pusat Pendidikan Anak

Dari berbagai referensi serta ceramah ustad di berbagai pengajian yang ia simak, Dina memahami bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah teladan terbaik sepanjang zaman. Beliau bukan hanya mengajarkan bagaimana tata cara beribadah mahdhah, tapi juga mencontohkan bagaimana mengatur keluarga hingga negara. Termasuk juga cara mendidik anak.

Pada saat anak masih batita, bukan berarti hanya memandikan dan menyuapi saja yang bisa dilakukan. Tapi harus mulai membangun karakter anak dengan mengajarkan atau memperdengarkan zikir dan doa, mengeluarkan zakat fitrah, menyayangi, bercanda, menggendong, memperhatikan penampilan dan gaya rambut, mengajarkan cara berpakaian, selalu menghadirkan wajah ceria di depan anak, mencium dengan penuh kasih sayang, memberi hadiah, mengusap kepalanya sebagai bentuk kasih sayang serta mengajarkan dan meneladani tentang kejujuran.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Terkini

X