• Jumat, 30 September 2022

Penguatan keluarga dan peran negara untuk cegah tindak kekerasan dan kejahatan anak

- Selasa, 19 Juli 2022 | 05:30 WIB
Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M. Si. (Dok Pribadi)
Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M. Si. (Dok Pribadi)

HARIAN MERAPI - Menurut konsep Islam, keluarga adalah satu kesatuan hubungan antara laki-laki dan perempuan melalui akad nikah secara sah baik secara agama maupun negara.

Dengan adanya ikatan akad pernikahan tersebut dimaksudkan anak dan keturunan yang dihasilkan menjadi sah secara hukum agama dan negara.

Keluarga merupakan sebuah institusi terkecil dalam masyarakat.

Baca Juga: Empat cara meningkatkan hubungan dengan orang lain secara pribadi, salah satunya berhubungan secara langsung

Dari keluargalah awal sebuah generasi terbentuk.

Itulah sebabnya, bangunan sebuah keluarga haruslah kuat supaya mampu menghasilkan generasi tangguh.

Ketangguhan keluarga ditentukan oleh landasan pembangun keluarga.

Landasan pembangun itu adalah aqidah atau keyakinan.

Aqidah yang menjadi dasar pemikiran semua anggota keluarga, yang akan menguatkan ketahanan keluarga tersebut.

Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat. Meski demikian, perannya sangat besar.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tawakal gapai harapan hidup yang lebih baik

Jumat, 23 September 2022 | 05:52 WIB

Keteladanan Rasulullah Muhammad SAW dalam pembinaan umat

Sabtu, 17 September 2022 | 07:14 WIB

Agama Islam sebagai Agama Samawi

Selasa, 13 September 2022 | 06:47 WIB

Beragama secara dewasa dan proporsional

Sabtu, 10 September 2022 | 06:42 WIB

Lima syarat taubat nasuha, salah satunya ikhlas

Minggu, 4 September 2022 | 06:25 WIB
X