• Selasa, 9 Agustus 2022

Membingungkan, PKL Sukoharjo keberatan kebijakan baru beli minyak goreng curah

- Minggu, 3 Juli 2022 | 13:05 WIB
Ilustrasi - Pekerja mengemas minyak goreng curah.  (Dok ANTARA)
Ilustrasi - Pekerja mengemas minyak goreng curah. (Dok ANTARA)

SUKOHARJO, harianmerapi.com - Paguyuban Pedagang Kaki Lima (PKL) se-Kabupaten Sukoharjo keberatan dengan kebijakan baru pemerintah terkait penggunaan aplikasi peduli lindungi atau Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk pembelian minyak goreng curah.

Sebab sistem tersebut justru akan menimbulkan masalah baru dan memperlama transaksi jual beli. Para pedagang berharap pengaturan distribusi barang bersubsidi dikembalikan seperti semula.

Ketua Paguyuban PKL se-Kabupaten Sukoharjo Joko Cahyono, Minggu (3/7/2022) mengatakan, pihaknya sudah mendapat laporan keluhan dari para pedagang terkait penerapan sistem distribusi minyak goreng curah menggunakan aplikasi peduli lindungi atau KTP.

Baca Juga: Persiapan Puncak Haji, Jamaah Diminta tidak Beraktivitas Berlebihan

Kebijakan tersebut memberatkan dan membingungkan pedagang kecil. Selain itu juga rawan penyalahgunaan data diri dalam KTP oleh oknum tidak bertanggungjawab.

Keluhan muncul karena pedagang membutuhkan waktu lama untuk membuka aplikasi peduli lindungi saat membeli minyak goreng curah.

Selain itu tidak semua pedagang paham dengan kebijakan pemerintah pusat tersebut. Terpenting juga banyak pedagang tidak memiliki handphone yang bisa mengunduh aplikasi pedulilindungi.

Baca Juga: Petasan dan Kembang Api di Stadion, Shin : itu Mengurangi Fokus Para Pemain

Pedagang juga mengeluhkan penggunaan KTP saat membeli minyak goreng curah. Sebab KTP tersebut bersifat rahasia dan pribadi. KTP dikatakan Joko Cahyono memiliki data diri warga yang hanya digunakan oleh pemilik KTP itu sendiri.

Sedangkan yang terjadi di lapangan para pedagang saat akan membeli minyak goreng curah diminta menunjukan KTP untuk kemudian difoto atau scan mengunakan handphone. Pilihan lainnya yakni dengan mengumpulkan fotocopy KTP.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X