• Kamis, 18 Agustus 2022

Kemas Minyak Goreng Curah Jadi Bermerek, K Bisa Dipenjara 5 Tahun dan Didenda Rp2 Miliar

- Senin, 27 Juni 2022 | 23:10 WIB
Petugas menunjukkan barang bukti minyak goreng kemasan ilegal saat pers rilis di gudang pembuatannya di Pinang, Tangerang, Banten, Senin (27/6/2022) (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Petugas menunjukkan barang bukti minyak goreng kemasan ilegal saat pers rilis di gudang pembuatannya di Pinang, Tangerang, Banten, Senin (27/6/2022) (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

TANGERANG, harianmerapi.com - Ulah seorang beinisial K ini memang keterlaluan. Dia memanfaatkan peluang mahalnya harga minyak goreng untuk keuntungan pribadinya.

Dia bahkan tega mencurangi konsumen dengan memalsukan minyak goreng curah yang dikemasnya menjadi minyak goreng bermerek.

Entah berapa keuntungan yang sudah diperolehnya dari aksi curang tersebut. Untungnya Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota berhasil mengungkapnya.

Baca Juga: PSS Sleman Pastikan Tiket Perempat Final Piala Presiden 2022 Dampingi PSIS Semarang Usai Bekuk Dewa United FC

Kasus usaha minyak goreng curah ilegal tersebut terjadi di Kelurahan Pakojan Pinang, Tangerang.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombespol Zain Dwi Nugroho di Tangerang, Senin (27/6/2022) mengatakan, tersangka melakukan usaha menjual minyak curah secara ilegal dengan mengemasnya dan memberikan merk "Qilla".

"Tersangka tak memiliki izin untuk usaha produksi minyak goreng curah ini sehingga masuk dalam kategori ilegal," ungkapnya.

Baca Juga: Menteri BUMN Erick Thohir : Bersih-Bersih BUMN untuk Perbaiki Sistem

Dari pengakuan tersangka, minyak goreng curah tersebut diolah sendiri di dalam bangunan semi permanen dan kemudian dijual dengan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Atas perbuatannya tersebut, tersangka diancam dengan pidana penjara minimal dua tahun dan maksimal lima tahun serta denda Rp2 miliar.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X