• Rabu, 5 Oktober 2022

Perlu Dibangkitkan Kembali Industri Rumahan Pembuat Minyak Goreng Berbahan Baku Daging Buah Kelapa

- Senin, 20 Juni 2022 | 10:30 WIB
Pemerhati minyak goreng dan dosen Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi UMBY, Widarta SE MM.  ( Foto: Dok. Humas UMBY)
Pemerhati minyak goreng dan dosen Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi UMBY, Widarta SE MM. ( Foto: Dok. Humas UMBY)

JOGJA, harianmerapi.com - Selain minyak goreng kemasan dengan berbagai merek di pasaran, minyak goreng curah juga dikenal berbagai lapisan masyarakat. Minyak goreng curah banyak dipasarkan tanpa memiliki label atau merek.

Ada pula minyak goreng banyak dipasarkan tanpa label yakni terbuat dari daging buah kelapa dan masih banyak warga di Pulau Jawa menyebut dengan nama lenga klentik. Ketika belum banyak bermunculan minyak goreng kemasan, lenga klentik sangat populer di Pulau Jawa.

Menurut pemerhati minyak goreng yang juga dosen Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY), Widarta SE MM, minyak goreng berbahan baku kelapa tersebut dulu banyak diproduksi selain untuk memenuhi kebutuhan sendiri juga dipasarkan untuk umum, meskipun dengan cara-cara tradisional.

Baca Juga: Tak Tergiur Jabatan Menteri, Mardani Ali Sera: PKS Istiqomah Jadi Oposisi yang Kritis dan Konstuktif

 

“Saya rasa ke depan, pemerintah perlu membangkitkan kembali industri-industri rumahan yang memproduksi lenga klentik berbahan kelapa antara lain untuk penguatan pangan, tentunya dengan inovasi-inovasi produknya. Sehingga ketergantungan akan minyak goreng hasil olahan kelapa sawit yang cenderung terjadi monopoli akan berkurang,” papar Widarta, Senin (20/6/2022).

Hal tersebut, lanjutnya, juga termasuk bagian dari menghidupkan UMKM di Indonesia. Di sisi yang lain, minyak olahan kepala sawit (minyak goreng kemasan) juga terus dikembangkan untuk kebutuhan-kebutuhan ekspor dan enengi terbarukan di masa yang akan datang.

Dijelaskan pula oleh Widarta, dalam ranah ilmu ekonomi, pasaran minyak goreng atau lenga klentik ini biasanya masuk dalam stuktur pasar persaingan sempurna, karena di pasar dalamnya terdapat banyak penjual dan pembeli.

Baca Juga: Ketika Hotman Paris dan Raffi Ahmad Bersaing untuk Mendekati Artis Wanita

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X