• Kamis, 18 Agustus 2022

Pedagang di Gunungkidul Diimbau untuk Melengkapi Hewan Ternak dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan

- Sabtu, 18 Juni 2022 | 09:40 WIB
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan di Kabupaten Gunungkidul intensifkan pemantau hewan ternak di pasar hewan.  (Instagram @dpkh_gunungkidul)
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan di Kabupaten Gunungkidul intensifkan pemantau hewan ternak di pasar hewan. (Instagram @dpkh_gunungkidul)

GUNUNGKIDUL, harianmerapi.com - Pedagang hewan ternak di Gunungkidul diimbau untuk melengkapi dengan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) untuk hewan ternak yang dijual.

Kelengkapan surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) untuk hewan ternak tersebut dimaksudkan untuk menghindari penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

Kelengkapan SKKH untuk hewan ternak tersebut selain mempermudah pengawasan juga agar pembeli percaya bahwa hewan ternak yang dibelinya bebas PMK.

Baca Juga: Rukyatul Hilal Penentuan Awal Zulhijah dan Pentapan Idul Adha Digelar Pada Rabu 29 Juni 2022

"Dengan cara itu mempermudah pengawasan dan pembeli juga percaya bahwa ternak yang dibeli bebas dari penyakit mulut dan kuku," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Gunungkidul Retno Widyastuti di Gunungkidul, Sabtu (18/6/2022).

Ia memastikan bahwa untuk mengurus surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) itu tidak rumit, karena dokumen itu bisa terbit paling lama tiga hari.

Namun Retno tak menampik bahwa diperlukan proses cukup panjang, terutama dalam tahap pemeriksaan kesehatan ternak.

Baca Juga: Bareskrim Polri Terbitkan Tiga Surat Buronan Kasus Investasi Bodong Robot Trading Platform DNA Pro

DPKH juga perlu jaminan jika ternak yang bersangkutan dalam kondisi aman.

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X