TEMANGGUNG, harianmerapi.com - Kepolisian Resort (Polres) Temanggung menyampaikan penyebab kematian Suratman (50) warga Dusun Bendosari Desa Bandunggede Kecamatan Kedu.
Suratman yang ditemukan tewas di Sungai Tritis, Kamis (16/6) dalam kondisi terlentang dan ada luka pada tubuhnya.
Polisi lantas memeriksa tubuh korban dan membawanya ke RSUD Temanggung untuk menjalani pemeriksaan lebih detil.
Temuan mayat Suratman itu membuat gempar warga. Begitu ditemukan warga curiga ada orang yang melakukan penganiayaan hingga menyebabkan korban tewas.
Kasubag Humas Polres Temanggung AKP Ari Fajar Sugeng mengatakan hasil pemeriksaan sementara tidak ada luka yang mengarah pada penganiayaan. Namun untuk lebih memastikan jenazah akan diperiksa di RSUD Temanggung.
"Polisi memastikan apakah sebagai korban penganiayaan atau pembunuhan, makanya diperiksa di RSUD Temanggung," kata dia.
Baca Juga: Sebelas Tahun Menikah Baru Bisa Hamil Setelah Suatu Malam Menolong Sidat Warna Perak
Dia mengatakan sejumlah saksi telah menjalani pemeriksaan oleh polisi. Keterangan itu diperlukan untuk menguatkan dugaan polisi.
Dia menyampaikan berdasar keterangan sejumlah saksi bahwa sebelum korban ditemukan sempat jalan di petengan.
Berdasar hasil pemeriksaan visum luar oleh dr. Michael tidak ditemukan tanda atau bekas kekerasan terhadap korban.
Korban, katan dia diduga meninggal 4 hari sebelum ditemukan akibat benturan keras mengenai kepala pada batu.
Dugaan polisi, lanjutnya karena korban terperosok dan jatuh dari ketinggian sekitar 40 meter dari bibir tebing sampai dasar.