HARIAN MERAPI – Program pelatihan kerja yang bersumber dari dana APBN di Kabupaten Temanggung tetap berjalan meski mengalami penyesuaian anggaran.
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Temanggung, Endang Praptiningsih, mengatakan pelatihan akan mulai digelar 1 Juni 2026.
Namun, dalam pelaksanaannya terdapat pengurangan pada hak peserta. Jika sebelumnya peserta menerima uang saku sebesar Rp50 ribu per hari, kini disesuaikan menjadi Rp25 ribu per hari.
Baca Juga: Ada Apa Gerai KDMP Jontro Pati? Bangunan Membelakangi Jalan Utama
“Memang ada penyesuaian anggaran, sehingga berdampak pada hak peserta pelatihan,” ujar Endang, Rabu (15/4/2026).
Dia mengatakan dari APBN terdapat lima paket pelatihan dengan total anggaran sekitar Rp364 juta.
Jenis pelatihan yang diberikan meliputi operator office, pengelasan, menjahit, servis sepeda motor, dan boga.
Selain itu, dianggarkan pula pelatihan yang bersumber dari DBHCHT sebanyak enam paket pelatihan dengan anggaran sekitar Rp300 juta.
Baca Juga: Diguyur hujan deras Bengawan Solo meluap, banjir rendam Sukoharjo
Program ini mencakup pelatihan hidroponik, masakan kekinian, pengelasan, servis, sablon, dan finishing mebel.
Dia mengatakan pelatihan tambahan tersebut direncanakan digelar pada Agustus 2026, atau setelah pelatihan bersumberkan APBN selesai digelar.
Endang menegaskan, meskipun anggaran mengalami penyesuaian, pihaknya tetap berupaya menjaga kualitas pelatihan agar mampu meningkatkan keterampilan dan daya saing tenaga kerja di Temanggung. *