HARIAN MERAPI - Hujan lebat disertai angin kencang menerjang Dusun Banaran, Desa Banaran, Kecamatan Gemawang, Sabtu (11/4) sore.
Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap.
Bencana terjadi di RT 05 dan RT 06 RW 01 dengan total delapan kepala keluarga terdampak, yakni Sarmudi, Wahyan, Jumidi, Ramidi, Waluyo, Jiyono, Sindik, dan Sodikin.
Kerusakan yang dialami berupa genting rumah yang terlepas hingga sekitar 480 lembar. Selain itu, satu rumah dilaporkan mengalami kerusakan pada atap asbes.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Temanggung, Totok Nursetyanto, menjelaskan bahwa kejadian bermula sekitar pukul 14.00 WIB saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut.
Baca Juga: PDAU Salatiga Beda, Logo Diganti Baru, ini Maksud dan Tujuannya
“Mayoritas warga terdampak merupakan keluarga dengan balita dan anak usia sekolah dasar, sehingga memerlukan perhatian khusus,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).
Meski tidak terdapat korban jiwa maupun luka-luka, peristiwa ini tetap menimbulkan kerugian materiil bagi warga. Tim BPBD bersama TNI, Polri, Pemerintah Desa Banaran, dan PMI tiba di lokasi sekitar pukul 18.41 WIB untuk melakukan asesmen dan penanganan darurat.
Bantuan awal berupa terpal telah didistribusikan guna menutup sementara atap rumah warga yang rusak. BPBD juga menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi serta mengupayakan bantuan lanjutan bagi para korban.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi di wilayah Kabupaten Temanggung. (*)