• Selasa, 9 Agustus 2022

Sidak Pasar Hewan, Bupati Sukoharjo Minta Pengetatan Pengawasan Perdagangan Sapi Antisipasi PMK

- Sabtu, 14 Mei 2022 | 18:40 WIB
Bupati Sukoharjo Etik Suryani saat sidak Pasar Hewan Bekonang Mojolaban. (Dokumen Pemkab Sukoharjo)
Bupati Sukoharjo Etik Suryani saat sidak Pasar Hewan Bekonang Mojolaban. (Dokumen Pemkab Sukoharjo)

SUKOHARJO, harianmerapi.com - Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan Wakil Bupati Sukoharjo Agus Santosa melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Hewan Bekonang Mojolaban, Sabtu (14/5/2022).

Kegiatan dilakukan untuk mengecek sekaligus antisipasi setelah muncul wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) diluar daerah.

Pemkab Sukoharjo terkait pencegahan sudah melakukan kebijakan pengetatan perdagangan hewan ternak.

Baca Juga: Pesugihan Kandang Bubrah 4: Jadi Tumbal Setelah Melanggar Pantangan Tidak Boleh Membersihkan Rumah

Hadir dalam kegiatan tersebut pejabat terkait di lingkungan Pemkab Sukoharjo. Selain itu Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo Bagas Windaryatno beserta jajarannya.

Etik Suryani mengatakan, Pemkab Sukoharjo melakukan antisipasi penyebaran wabah penyakit PMK. Hal ini dilakukan dengan kebijakan pengetatan perdagangan hewan ternak.

"Utamanya sapi dari luar daerah yang akan masuk ke Kabupaten Sukoharjo wajib dilengkapi surat sehat dari wilayahnya," ujarnya.

Pemkab Sukoharjo sengaja mengeluarkan kebijakan pengetatan persyaratan perdagangan sapi dengan tujuan agar hewan ternak yang masuk ke Kabupaten Sukoharjo dipastikan dalam kondisi sehat.

Apabila tidak memenuhi syarat maka petugas diminta menolak kedatangan sapi luar daerah. Hal sama juga diminta kepada pedagang maupun peternak demi keselamatan bersama.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X