• Senin, 6 Desember 2021

Kronologi Munculnya Klaster Tilik di Bantul Menurut Lurah Srigading Sanden

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 11:17 WIB
RSLKC rawat 8 pasien Covid-19 berasal dari klaster tilik di Sanden Bantul.  (Arif Septoro Riza Marzuqi)
RSLKC rawat 8 pasien Covid-19 berasal dari klaster tilik di Sanden Bantul. (Arif Septoro Riza Marzuqi)

BANTUL, harianmerapi.com - Delapan dari sembilan warga Pedukuhan Gokerten, Kalurahan Srigading, Kapanewon Sanden, Bantul harus dirawat di Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) Bambanglipuro.

Sembilan pasien yang seluruhnya berusia lanjut ini terpapar virus corona setelah tilik atau menjenguk salah satu warga yang sakit. Meski sempat menjalani isolasi mandiri, delapan warga itu kemudian dirujuk ke RSLKC Bambanglipuro.

Lurah Srigading, Prabawa Suganda menjelaskan kronologi munculnya klaster tilik itu setelah setelah rombongan ibu-ibu menjenguk salah satu warga pekan lalu. Tanpa sepengetahuan ibu-ibu, warga yang dijenguk itu ternyata tengah menunggu hasil swab PCR.

Baca Juga: Muncul Klaster Tilik di Bantul, 8 Pasien Positif Covid-19 Dirawat di RSLKC Bambanglipuro

"Nah ternyata saat keluar hasil PCR dinyatakan positif," sebutnya.

Prabawa mengaku tidak tahu pasti apakah saat tilik, rombongan ibu-ibu itu tidak mengetahui jika warga yang sakit tengah menunggu hasil swab PCR.

"Apakah si anak dari ibu yang sakit dan sedang menunggu hasil swab PCR tidak memberitahu tetangganya atau bagaimana saya kurang tahu," ungkapnya.

Lebih lanjut, Prabawa mengatakan jika tracing juga sudah dilakukan kepada warga lain yang kontak erat dengan sembilan pasien terkonfirmasi positif tersebut.

Baca Juga: Pasien Covid-19 Klaster Tilik di RSLKC Bambanglipuro Bantul Seluruhnya Lansia, Keluarga Kesulitan Komunikasi

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X