• Selasa, 30 November 2021

Pasien Covid-19 Klaster Tilik di RSLKC Bambanglipuro Bantul Seluruhnya Lansia, Keluarga Kesulitan Komunikasi

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:31 WIB
RSLKC rawat 8 pasien Covid-19 berasal dari klaster tilik di Sanden Bantul.  (Arif Septoro Riza Marzuqi)
RSLKC rawat 8 pasien Covid-19 berasal dari klaster tilik di Sanden Bantul. (Arif Septoro Riza Marzuqi)

BANTUL, harianmerapi.com - Sebanyak delapan dari sembilan pasien Covid--19 telah dirawat di Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 (RSLKC) Bambanglipuro Bantul.

Pihak RSLKC menyebut masuk kategori orang tanpa gejala (OTG) dan dalam kondisi baik. Namun begitu, RSLKC tetap melakukan pemantauan dan perawatan optimal lantaran seluruhnya sudah berusia lanjut.

Kepala RSLKC Bambanglipuro, dr Tarsisius Glory membenarkan jika delapan pasien yang masuk pada Selasa (12/10/2021) petang merupakan lansia dan kategori OTG.

Baca Juga: Muncul Klaster Tilik di Bantul, 8 Pasien Positif Covid-19 Dirawat di RSLKC Bambanglipuro

Usia rata-rata pasien dari Kapanewon Sanden itu antara 50-60 tahun. Sehingga diakui dr Glory, pasien tersebut cukup rentan.

"Semuanya wanita dan usianya di atas 50 tahun semua, tanpa gejala. Harapan kita nantinya tidak ada penyakit komorbidnya," harapnya.

Sesuai arahan dari Dinas Kesehatan Bantul, Glory menjelaskan pasien yang positif Covid-19 sebaiknya dirawat di isoter. Akan tetapi isoter ditingkat kalurahan dan kabupaten sudah kosong pasien, sehingga rujukan dipusatkan di RSLKC Bambanglipuro.

"Meski hanya kategori OTG namun belum tentu rumah yang digunakan untuk isolasi layak sehingga lebih baik dirawat di RSLKC Bambanglipuro," sebutnya

Baca Juga: Baim Wong Akhirnya Minta Maaf, Ingin Ketemu Kakek Suhut untuk Ucapkan Maaf Secara Langsung

Halaman:

Editor: Sutriono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X