• Rabu, 29 Juni 2022

Tidak Ada Mantan Anak 12: Cobaan Hidup Datang Beruntun, Kehilangan Harta Kekayaan dan Ibu Tercinta

- Selasa, 7 Desember 2021 | 07:30 WIB
Tinuk kini hidup sebatang kara tanpa kekayaan dan ibu.         (Ilustrasi Sibhe)
Tinuk kini hidup sebatang kara tanpa kekayaan dan ibu. (Ilustrasi Sibhe)

harianmerapi.com - Kini nasib Tinuk harus menghadapi cobaan hidup yang datang secara beruntun. Semua harta kekayaan barang-barang yang dibelikan Warno untuk mengisi rumah, ternyata dibeli secara kredit.

Tagihan pun mengalir datang ke rumah, sementara praktis tak ada pemasukan lagi yang bisa diharapkan.

Barang-barang yang masih belum lunas, dibiarkan saja diambil oleh para penagih utang. Sementara barang yang sudah lunas, terpaksa dijual untuk menutup kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: Tidak Ada Mantan Anak 1: Menyimpan Dendam karena Ditinggal Ayah Sejak Bayi

Betapa malunya Tinuk, karena kemewahan yang dialaminya selama ini hanya semu belaka. Bahkan sekarang lenyap dalam hitungan beberapa hari saja. Mau tidak mau, Tinuk harus menjalani kehidupan seperti sebelumnya. Berjualan jamu keliling.

Ada beberapa pelanggan lama yang masih setia, dan bersedia membeli lagi jamu Mbak Tinuk secara rutin setiap hari.

Namun ada pula yang ternyata sudah memiliki langganan bakul jamu lain. Tinuk pun harus berjuang lagi untuk mendapatkan konsumen yang baru.

Baca Juga: Cerita Horor Sebuah Gedung Sekolah, Sering Tercium Bau Wangi dan Tiga Orang Meninggal di Ruang Pojok Kantor

Saat tengah mencoba untuk bangkit, lagi-lagi kenyataan pahit harus dialami Tinuk. Bu Barjo yang memang kondisinya sudah sangat lemah, akhirnya menutup mata untuk selama-lamanya.

Ibu tercinta kini sudah tiada. Rasanya sudah habis air mata Tinuk, sehingga janda kembang ini sudah tak sanggup lagi untuk menangis.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X