• Sabtu, 4 Desember 2021

Mensyukuri Nikmat 13: Sakit Memikirkan Anak Tunggal yang Dimadu

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 09:32 WIB
Bu Warjo sakit memikirkan Yani yang aka dimadu Purbo. (Ilutrasi Sibhe)
Bu Warjo sakit memikirkan Yani yang aka dimadu Purbo. (Ilutrasi Sibhe)

APAPUN alasan yang disampaikan Purbo untuk menikah lagi, bagi Yani hal itu tetaplah menjadi pukulan yang sangat menyakitkan. Apalagi usia pernikahan mereka baru berlangsung beberapa minggu.

Bahkan janji Purbo untuk tetap setia pada dirinya, sama sekali tak mampu mengurangi kepedihan hatinya.

Lebih terpukul lagi kedua orangtuanya. Sudah tentu kabar terebut akan membuat malu keluarga, selain nasib Yani yang merupakan anak semata wayang mereka.

Baca Juga: Mensyukuri Nikmat 1: Suka Berdandan dan Berganti-ganti Pacar

Kabar itu memang tak bisa ditutup-tutupi. Para tetangga dengan cepat mengetehui rencana pernikahan Purbo dengan Darti, sehingga perbagai tanggapan pun bermunculan.

"Kasihan Yani, baru saja menikah sudah harus mendapat cobaan berat," kata seorang ibu.
"Memang Purbo yang kurang ajar. Sudah menghamili Darti kok ya nekat melamar Yani. Sekarang Pak Warjo yang haru kena getahnya menanggung malu," sahut ibu lainnya.

"Ini aneh tapi nyata. Nanti istri muda justru punya anak lebih dulu dibanding istri tua," timpal yang lainnya.
"Sudahlah, jangan suka bergunjing. Mereka sudah kena masalah jangan dibikin tambah malu. Coba kalau hal itu menimpa anak kita," kata seorang ibu yang memang tak suka menggunjing persoalan rumah tangga orang lain.

Baca Juga: Mensyukuri Nikmat 2: Mencari Istri dengan Pertimbangan Harta

Para tetangga selama ini memang menaruh hormat pada keluarga Pak Warjo, karena selain kekayaannya juga selama ini punya jiwa sosial yang tinggi di masyarakat. Karena itu, mereka juga ikut merasa simpati atas kejadian yang menimpa Yani, sekaligus cenderung mengecam Purbo.

Toh demikian, dukungan para tetangga tak mampu mengurangi kesedihan hati Bu Warjo. Dengan cepat kondisi kesehatan ibu Yani ini menurun secara drastis. Nasib yang menimpa Yani membuat Bu Warjo kepikiran, sehingga turut mempengaruhi kondisi fisiknya.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X