• Sabtu, 4 Desember 2021

Mensyukuri Nikmat 3: Baik Buruk Selalu Jadi Gunjingan

- Sabtu, 2 Oktober 2021 | 11:05 WIB
Perayaan pernikahan Purbo dengan Yani berlangsung tujuh hari tujuh malam. (Ilustrasi Sibhe)
Perayaan pernikahan Purbo dengan Yani berlangsung tujuh hari tujuh malam. (Ilustrasi Sibhe)

ACARA pernikahan Purbo dengan Yani diselenggarakan dengan sangat meriah. Sebagai seorang tuan tanah yang terpandang di desanya, Pak Warjo tak ingin mempermalukan dirinya sendiri.

Tak perduli berapa biaya yang harus dikeluarkan, yang penting pesta harus berlangsung sangat mewah.

Selama tujuh hari penuh, berbagai acara digelar untuk menyambut hadirya pasangan baru. Warga dihibur dengan berbagai atraksi kesenian, mulai dari kesenian tradisional jathilan, wayang kulit hingga kesenian modern pentas dangdut.

Baca Juga: Misteri Pring Petuk 5: Banyak yang Menikah dengan Peri untuk Kekayaan

Semua biaya ditanggung keluarga Pak Warjo. Sementara orang tua Purbo sama sekali tak ikut campur tangan.

Semua orang juga tahu hal ini, sehingga menjadi gunjingan lagi di antara mereka yang suka nyinyir membicarakan masalah rumah tangga orang lain.

Bagi Purbo sendiri tak ada masalah orang menggunjing, karena yang penting biatnya untuk mendapatkan istri kaya raya sudah berhasil.

Baca Juga: Mbah Kyai Pahing 5: Gunungan dan Jajan Pasar Sebagai Bentuk Syukur

"Sayang ya uangnya Pak Warjo dihambur-hamburkan hanya untuk kesenangan sesaat," kata seorang tetangga.
"Kalau saya biaya nikahan ratusan juta mending disumbangkan untuk amal," sambung yang lain.

"Ah yang penting kita juga ikut menikmati to. Kamu saja lihat penyanyi dangdut sampai mata melotot tak berkedip," timpal tetangga lain yang memang suka bercanda.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X