• Jumat, 30 September 2022

Kepemimpinan Profetik dan cita-cita luhur Bangsa Indonesia

- Sabtu, 13 Agustus 2022 | 05:30 WIB
Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M. Si, Ketua Pusat Studi KIP3MK UIN Suka (Dok Pribadi)
Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M. Si, Ketua Pusat Studi KIP3MK UIN Suka (Dok Pribadi)

HARIAN MERAPI - Secara sederhana hendak dikatakan di sini bahwa yang dimaksud dengan kepemimpinan profetik adalah model kepemimpinan nabi, yang dalam hal ini merujuk pada kepemimpinan Nabi Muhammad SAW.

Allah SWT berfirman dalams urat Al-Ahzab Ayat 21: Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. 

Dalam kerangka ini, kepemimpinan yang dimaksud adalah model kepemimpinan yang dijalankan oleh Nabi Muhammad SAW, ketika membawa masyarakat kepada suatu peradaban baru.

Baca Juga: Berbagai faktor pemicu instingtif perilaku agresif anak-anak dan remaja, diantaranya karena ketergesa-gesaan

Adapun hal yang diteladani adalah terkait dengan karakter pribadi, karakter kepemimpinan dan ahlak nabi.

Kepemimpinan profetik, hanya mungkin dijalankan oleh pribadi, yang meneladani sifat-sifat nabi, yakni shiddiq (jujur), amanah (terpercaya, dapat dipercaya), fathanah (cerdas), dan tabligh (menyampaikan).

Tantangannya: (1) Mungkinkah kita mendapati pribadi dengan ciri-ciri utama tersebut?

Atau setidaknya, pribadi pemimpin yang mendekati cirri tersebut?; dan

(2) Mungkinkah dikembangkan suatu ekosistem, sedemikian rupa sehingga mereka yang menjadi pemimpin, akan tergerak atau dalam control publik, sehingga pribadi pemimpin tetap dalam “jalur profetik”.

Baca Juga: Faktor pemicu perilaku agresif anak-anak dan remaja: di antaranya lingkungan sekitar yang kurang kondusif

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tawakal gapai harapan hidup yang lebih baik

Jumat, 23 September 2022 | 05:52 WIB

Keteladanan Rasulullah Muhammad SAW dalam pembinaan umat

Sabtu, 17 September 2022 | 07:14 WIB

Agama Islam sebagai Agama Samawi

Selasa, 13 September 2022 | 06:47 WIB

Beragama secara dewasa dan proporsional

Sabtu, 10 September 2022 | 06:42 WIB

Lima syarat taubat nasuha, salah satunya ikhlas

Minggu, 4 September 2022 | 06:25 WIB
X