Lima Faktor Internal yang Mempengaruhi Pendidikan Karakter Anak, Salah Satunya Insting atau Naluri

photo author
Khamim Zarkasih, Harian Merapi
- Rabu, 23 Maret 2022 | 06:39 WIB
Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M. Si. (Dok. Pribadi)
Dr. H. Khamim Zarkasih Putro, M. Si. (Dok. Pribadi)

harianmerapi.com - Pendidikan karakter adalah suatu usaha manusia secara sadar dan terencana untuk mendidik dan memberdayakan potensi peserta didik guna membangun karakter pribadinya sehingga dapat menjadi individu yang bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungannya.

Pendidikan karakter bertujuan untuk menanamkan nilai pada anak-anak dan mereformasi sistem sosial yang menghormati kebebasan individu.

Selain itu, peningkatan kualitas penyelenggaraan dan hasil pendidikan di sekolah yang berkontribusi terhadap pembentukan karakter dan akhlak mulia pada anak secara menyeluruh, terpadu, dan seimbang sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Karakter dengan persyaratan kompetensi lulusan.

Baca Juga: Buah Matoa Miliki Khasiat sebagai Musuh Sariawan dan Jantung Koroner

Sementara itu, pendidikan karakter diharapkan dapat mencapai tujuan sebagai berikut: a) Mengembangkan ranah afektif peserta didik sebagai manusia dan warga
negara yang memiliki nilai budaya dan karakter bangsa;

b) Mengembangkan kebiasaan dan perilaku terpuji siswa sesuai dengan nilai-nilai universal dan tradisi keagamaan budaya bangsa.

c) Menanamkan rasa kepemimpinan dan tanggung jawab kepada siswa sebagai generasi bangsa; d) Mengembangkan kemampuan siswa untuk menjadi manusia
yang mandiri, kreatif, dan berwawasan bangsa; dan

e) Mengembangkan lingkungan kehidupan sekolah sebagai lingkungan belajar yang aman, jujur, penuh kreativitas dan persahabatan, serta rasa kebangsaan yang kuat.

Baca Juga: Dalam Rangka Hari Air Sedunia dan Kampanye Wedding Destinasion Wisata Prokes, Empat Pasangan Ikut Nikah Bareng

Ada beberapa faktor internal yang mempengaruhi pendidikan karakter anak; yaitu:

Pertama, Insting atau naluri Insting adalah ciri kepribadian yang mendorong tindakan yang mencapai tujuan dengan memikirkannya terlebih dahulu dan tidak
dipengaruhi oleh latihan.

Setiap tindakan manusia adalah hasil dari kehendak yang didorong oleh naluri (insting). Insting adalah fitur karakter sejati yang dibawa sejak lahir.

Para psikolog membagi komponen insting manusia sebagai penggerak prilaku ke dalam beberapa bagian seperti naluri makan, naluri menjodohkan, naluri ibu dan ayah, naluri
berperang, dan naluri kepada Tuhan.

Baca Juga: Kangen Nyasar di Jogja dan Bayi tak Mau Menetek Ibu Saat Persalinan di Rumah Sakit Ternyata Tertukar

Kedua, adat kebiasaan (habit). Kebiasaan adalah tindakan yang selalu dilakukan dengan cara yang sama, sehingga mudah dilakukan kembali sewaktu-waktu dibutuhkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Sepuluh cara menjaga persaudaraan sejati

Sabtu, 18 April 2026 | 17:00 WIB

Menjaga kebersihan hati

Jumat, 17 April 2026 | 17:00 WIB

Delapan golongan manusia yang dicintai Allah SWT

Rabu, 15 April 2026 | 17:00 WIB

Hikmah haji dan umrah

Selasa, 14 April 2026 | 17:00 WIB

Al-Quran tentang keutamaan bekerja keras

Senin, 13 April 2026 | 17:00 WIB

Keutamaan sifat itsar dalam Al-Quran dan Al-Hadits

Jumat, 10 April 2026 | 17:00 WIB

Kewajiban suami menurut Al-Quran dan Al-Hadits

Rabu, 8 April 2026 | 17:00 WIB

Teologi lingkungan dalam perspektif Islam

Selasa, 7 April 2026 | 17:00 WIB

Menghadapi tipu daya setan

Sabtu, 4 April 2026 | 17:00 WIB

Keutamaan berbakti kepada Ibu

Jumat, 3 April 2026 | 17:00 WIB

Aspek-aspek pendidikan anak dalam keluarga

Kamis, 2 April 2026 | 17:00 WIB

Dua belas tips hidup bahagia dalam Islam

Rabu, 1 April 2026 | 17:00 WIB

Membangun Etos Kerja Islami

Senin, 30 Maret 2026 | 17:00 WIB

Sembilan faktor untuk menggapai keberkahan keluarga

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:00 WIB

Berbagai strategi pemenuhan kebutuhan keluarga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:00 WIB

Qolbun salim dalam Al-Quran

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:00 WIB
X