• Rabu, 5 Oktober 2022

Sangkakala di Langit Andalusia, kisah peradaban Islam di Eropa Abad 10

- Jumat, 22 Juli 2022 | 18:16 WIB
Rangga Almahendra dan Hanum Salsabiela Rais usai peluncuran bukunya berjudul Sangkakala di Atas Langit Andalusia di Stasiun Broadcast AdiTV, Sleman, Yogyakarta, Jumat (22/7/2022).  (Foto: Koko Triarko)
Rangga Almahendra dan Hanum Salsabiela Rais usai peluncuran bukunya berjudul Sangkakala di Atas Langit Andalusia di Stasiun Broadcast AdiTV, Sleman, Yogyakarta, Jumat (22/7/2022). (Foto: Koko Triarko)

SLEMAN, harianmerapi.com – Buku Sangkakala di Langit Andalusia berkisah tentang peradaban Islam di Andalusia, Spanyol, yang jaya di abad 10 Masehi. Namun, kemudian hancur nyaris tidak berbekas.

Sangkakala di Langit Andalusia merupakan novel bergenre historical karya penulis buku Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra.

Melalui buku Sangkakala di Langit Andalusia, Hanum Rais dan Rangga mengisahkan seorang penghafal Quran terakhir di Andalusia, yang selamat dari perang besar pada tahun 1429 Masehi.

Baca Juga: Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dinyatakan positif Covid-19 untuk kedua kalinya

Penghafal atau Hafidz Quran itu bernama Rammar Ibnu Baqar, pemuda yatim piatu yang menelusuri jalan panjang menemukan jawaban mengapa dirinya selamat dari pertempuran besar.

Bagi yang belum tahu, Andalusia merupakan peradaban Islam terbesar di Eropa pada abad ke-8 hingga 10 Masehi.

Kerajaan Islam terbesar kala itu berada di Toledo, Valencia, Merida, Cordoba, Almeria, Sevilla dan Granada.

Kerajaan-kerajaan Islam itu kemudian runtuh karena perang dan perselisihan, hingga menyisakan Kesultanan Islam di Granada.

Namun pada tahun 1429, Kesultanan Islam di Granada juga runtuh. Peradaban Islam itu dihancurkan oleh Raja Ferdinand dan Ratu Isabella, dari Kerajaan Castilla dan Aragon.

Baca Juga: Kasus meme stupa Candi Borobudur, Roy Suryo jadi tersangka

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X