• Rabu, 5 Oktober 2022

Didukung Wakil Walikota Semarang, Mahasiwa Lampung Kolaborasikan Dua Motif Batik

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 09:39 WIB
Wakil Walikota Semarang Hevearita G Rahayu bersama para mahasiswi Lampung di Kampung Jadoel. (Foto: Haidar AF)
Wakil Walikota Semarang Hevearita G Rahayu bersama para mahasiswi Lampung di Kampung Jadoel. (Foto: Haidar AF)

Baca Juga: Mengenal Istilah Kata ‘Sultan’ yang Marak Digunakan di Media Sosial

Ditambah dengan kolaborasi dua motif, makin meyakinkan jika Indonesia kaya akan hasil cipta karya yang telah diakui oleh UNESCO ini.

“Kami tentunya bangga karena batik jadi warisan UNESCO dan salah satunya upaya kami ini menjaga warisan budaya di mata dunia,” katanya.

Wakil Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu yang memperhatikan Asri dan para mahasiwa Lampung lainnya, akhirnya turut ikut menggoreskan canting di kain 12 meter itu.

Lewat para tangan milenial yakni mahasiswa Lampung, Mbak Ita (panggilan akrab Wakil Walikota Semarang), merasakan sentuhan berbeda dari para milenial.

Baca Juga: Sukses Batik Ruzzza Pekalongan Tembus Pasar Ekspor, Bermula dari Baju Batik Anak

“Sehingga kita bisa bagaimana nguri-uri budaya ini tidak hanya milik batik semarangaan tapi semua wilayah,” katanya.

Mbak Ita juga tak segan menyebut, jika di Kampung Djadoel jadi saksi sejarah terciptanya motif multi batik Nusantara.

Hal ini tentunya makin mempertegas jika batik Indonesia makin kuat di mata UNESCO dan dunia sebagai satu kesatuan warisan budaya benda untuk dunia secara utuh.

“Ini juga menjadi tambahan poin di UNESCO, dengan generasi muda terlibat mempertahankan dan melestarikan batik ke depannya,” katanya.

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X