• Jumat, 22 Oktober 2021

Pendaki yang Hilang Belum Ditemukan, Tim SAR Mencari Hingga ke Lembah-lembah Gunung Guntur, Garut

- Kamis, 23 September 2021 | 05:30 WIB
Sejumlah petugas melakukan pencarian terhadap seorang pendaki yang hilang di Gunung Guntur, Kabupaten Garut, Jawa Barat.  (ANTARA/HO-Polsek Tarogong Kaler)
Sejumlah petugas melakukan pencarian terhadap seorang pendaki yang hilang di Gunung Guntur, Kabupaten Garut, Jawa Barat. (ANTARA/HO-Polsek Tarogong Kaler)


GARUT, harianmerapi.com - Muhammad Gibran Arrasyid (14) yang hilang di Gunung Guntur, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat belum juga diketemukan, meski Tim SAR gabungan memperluas pencarian hingga ke lembah-lembah pada hari ketiga, Rabu (22/9/2021).

"Masih pencarian, masih diupayakan ke lembah-lembah," kata Kepala Polsek Tarogong Kaler Iptu Masrokan saat operasi pencarian korban yang hilang di Gunung Guntur, Kabupaten Garut.

Dijelaskannya, tim gabungan dari Basarnas, Polri, TNI, BKSDA, dan sukarelawan masyarakat setempat berjumlah 100 orang telah melakukan pencarian sejak korban dilaporkan hilang Minggu (19/9) sore.

Baca Juga: Korban Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi Belum Ditemukan, Tim SAR Perluas Pencarian

Petugas gabungan, kata dia, disebar untuk melakukan pencarian di jalur pendakian maupun di titik-titik lain seperti lembah di kawasan gunung tersebut.

Namun petugas yang sudah berusaha maksimal melakukan pencarian korban di hari ketiga itu belum juga membuahkan hasil hingga pencarian akan dilanjutkan besoknya, Kamis (23/9).

"Yang hilang belum ditemukan, mohon doanya semoga bisa segera ditemukan," kata Masrokan.

Baca Juga: Siswa di Yogya Diminta Jujur, Jika Sakit Jangan Ikut PTM Dulu

Ia menyampaikan Gibran warga Kampung/Desa Citangtu, Kecamatan Pangatikan, Kabupaten Garut. Korban melakukan pendakian secara rombongan berjumlah 14 orang tiga orang di antaranya perempuan pada Sabtu (18/9) sore, kemudian berkemah di Pos 3 sebelum melanjutkan perjalanan menuju puncak besoknya.

Namun saat akan melakukan pendakian kembali, korban lebih memilih tidak melanjutkan perjalanan menuju puncak dan tetap tinggal di Pos 3. Setelah temannya turun, korban tidak ada di tenda, barang atau peralatan milik korban pun masih ada di tempat.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X