• Minggu, 27 November 2022

Ada 113 kasus klitih di Jogja selama 3 tahun, melibatkan 313 remaja, ini rinciannya

- Kamis, 24 November 2022 | 17:46 WIB
FGD tentang klitih yang digelar Ditintelkam Polda DIY.  (Samento Sihono)
FGD tentang klitih yang digelar Ditintelkam Polda DIY. (Samento Sihono)

HARIAN MERAPI - Selama kurun waktu tiga tahun, kasus kejahatan jalan atau klitih di Jogja mencapai 113 kasus, melibatkan 313 orang remaja. Satu kasus, pelaku bisa lebih dari satu orang karena mereka berkelompok.

Kendati demikian berbagai upaya pencegahan terhadap klitih telah dilakukan instansi terkait. Hal itu disampaikan Kanit Subdit 3 Ditreskrimum Polda DIY Kompol Joko Harmintoyo dalam Focus Group Discussion (FGD), Kamis (24/11/2022).

FGD digelar Ditintelkam Polda DIY mengusung tema Klitih Bukan Budaya Jogja, berlangsung di Depok Sleman. Menurutnya, tahun 2020 terjadi 46 kasus dengan 82 pelaku dan tahun 2021 terjadi 50 kasus dengan 37 pelaku.

Baca Juga: 2 Perempuan warga Cilacap meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal di Gamping Sleman

Sedangkan sejak Januari hingga November 2022, sudah terjadi 17 kasus dengan pelaku berjumlah 45 orang.

Pelaku anak-anak ini sudah terproses, menjalani pemidanaan meskipun dari proses yang dilalui, ada yang selesai setelah diversi.

"Dilakukan diversi karena memang diatur dalam Undang-undang, meskipun tidak semua kasus bisa diversi," ucapnya.

Dikatakan, polisi tidak mengenal istilah klitih, namun menyebutnya dengan kejahatan jalanan yang didominasi oleh remaja (pelajar SMP, SMA/SMK, lulusan SMA/SMK). Dari kasus yang ditangani, rata-rata tanpa motif.

Baca Juga: Konser Musik Pajak Award 2022 dimeriahkan Denny Caknan, Polres Bantul lakukan rekayasa lalu lintas

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

UMP DIY Tahun 2023 Ditetapkan 28 November 2022

Minggu, 20 November 2022 | 17:30 WIB
X