• Sabtu, 26 November 2022

Lahan IP 400 di Sukoharjo per hektar mampu hasilkan 10 ton GKP pada musim panen ketiga

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 13:55 WIB
Arsip. Lahan pertanian IP 400 di Desa Tegalsari Kecamatan Weru saat panen raya padi beberapa waktu lalu (Foto: Wahyu Imam Ibadi)
Arsip. Lahan pertanian IP 400 di Desa Tegalsari Kecamatan Weru saat panen raya padi beberapa waktu lalu (Foto: Wahyu Imam Ibadi)

HARIAN MERAPI - Lahan seluas 10.000 hektar program IP 400 atau empat kali tanam dan empat kali panen padi memasuki musim panen ketiga.

Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo menarget bisa menuntaskan target pemerintah pusat program super prioritas hingga akhir tahun 2022 meningkatkan stok pangan nasional.

Sekali panen satu hektar lahan IP 400 mampu menghasilkan sembilan sampai sepuluh ton gabah kering panen (GKP).

Baca Juga: Rekonstruksi pembunuhan gadis di bawah umur di Temanggung, tersangka dan korban pakai peran pengganti

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo Bagas Windaryatno, Kamis (6/10/2022) mengatakan, program IP 400 terus berjalan di Kabupaten Sukoharjo dengan perluasan dari lahan sekitar 2.000 hektar menjadi 10.000 hektar.

Untuk tahun 2022 ini pemerintah pusat menetapkan IP 400 di Kabupaten Sukoharjo masuk program super prioritas nasional meningkatkan stok pangan.

Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo memantau untuk saat ini lahan seluas 10.000 hektar IP 400 sudah memasuki musim panen ketiga. Dua kali panen padi para petani mendapatkan hasil melimpah.

Dalam satu hektar lahan IP 400 petani bisa mendapat panen sebanyak sembilan sampai sepuluh ton gabah kering panen. Sedangkan dari harga sekitar Rp 55 juta per hektar.

Baca Juga: Mau aman makan mi instan ? Cek dulu kadar natriumnya

Halaman:

Editor: Husein Effendi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X