• Sabtu, 26 November 2022

Persiapan Pemilu 2024 KPU Sukoharjo catat PDPB September 655.102 pemilih

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 07:30 WIB
 KPU Sukoharjo gelar rapat pleno PDPB September 2022 persiapan data pemilih pemilu 2024.  (Dokumen KPU Sukoharjo)
KPU Sukoharjo gelar rapat pleno PDPB September 2022 persiapan data pemilih pemilu 2024. (Dokumen KPU Sukoharjo)

 


HARIAN MERAPI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo mencatat rekapitulasi daftar pemilih berkelanjutan 655.102 pemilih terdata di 1.775 tempat pemungutan suara (TPS). Data tersebut merupakan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) bulan September 2022.

Plh Ketua KPU Sukoharjo Syakbani Eko Raharjo, Sabtu (1/10) mengatakan, berdasarkan peraturan KPU RI Nomor 6 tahun 2021 tentang PDPB, KPU Sukoharjo melakukan rapat pleno PDPB untuk bulan September. Kegiatan sudah digelar Jumat (30/9) di pendapa kantor KPU Sukoharjo.

Dalam rapat pleno tersebut diketahui rekapitulasi daftar pemilih berkelanjutan dengan jumlah 655.102 pemilih. Rinciannya, pemilih laki-laki berjumlah 322.993 pemilih dan pemilih perempuan 332.109 pemilih.

Baca Juga: Pembukaan Kustomfest 2022 meriah, Menparekraf Sandiaga Uno: Beri keuntungan bagi pariwisata Indonesia

Para pemilih tersebut tersebar di 12 kecamatan di 167 desa dan kelurahan di 1.775 TPS di Kabupaten Sukoharjo. Para pemilih tersebut tercatat dan terdata oleh KPU Sukoharjo melalui data pemilih serta melibatkan pihak terkait lain berkaitan dengan kependudukan dan pencatatan sipil.

KPU Sukoharjo juga mencatat jumlah potensi pemilih baru sebanyak 2.741 pemilih. Jumlah pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 3.404 pemilih. Sedangkan jumlah pemilih ubah data nol pemilih.

Dalam rapat pleno PDPB tersebut KPU Sukoharjo melibatkan pihak terkait seperti Polres, Kodim 0726, Bawaslu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Bawaslu) dan lainnya. Selain itu juga dilibatkan partai politik (parpol).

Baca Juga: Polres Salatiga sambang warga, kunjungi Mbah Yahya yang sakit sindrom geriarti dan Mbah Marjiyem sakit katarak

Terkait pemadanan data dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) , langkah KPU Sukoharjo melakukan koordinasi dengan Dinas PMD, Polres, Kodim 0726, Kemenag, Pengadilan Negeri, Dispendukcapil, kecamatan serta pencermatan dan validasi data bersama desa dan kelurahan. Hal itu dilakukan agar dapat dihasilkan data valid untuk penyelenggaraan Pemilu 2024.

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini sikap Pj Walikota Salatiga terhadap SKPD yang bandel

Selasa, 22 November 2022 | 18:15 WIB

Mahkamah Agung putuskan KSP Intidana batal pailit

Minggu, 20 November 2022 | 18:30 WIB
X