• Sabtu, 10 Desember 2022

Sempat sebut tembak menembak, keterangan awal Karopenmas sesuai fakta sumber TKP di rumah dinas Ferdy Sambo

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 08:00 WIB
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo memberikan keterangan pers tentang penetapan tersangka Bharada E, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (3/8/2022).  (ANTARA/Laily Rahmawaty)
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo memberikan keterangan pers tentang penetapan tersangka Bharada E, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (3/8/2022). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

HARIANMERAPI.COM - Keterangan awal Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) terkait dengan kasus kematian Brigadir J berdasarkan fakta yang disampaikan oleh sumber di tempat kejadian perkara (TKP) rumah dinas Irjen Pol Frdy Sambo di Duren Tiga.

"Kalau Karo kan menyampaikan fakta dari sumber yang datang ke TKP, yaitu Karo Provost dan Kapolres," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo ​​​​​​kepada wartawan di Jakarta, Rabu (10/8/2022).

Menurut Dedi, informasi awal yang disampaikan Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan kepada publik yakni adanya tembak-menembak antaranggota polisi di TKP rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo antara Bharada E dan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J berasal dari sumber yang ada di TKP.

Baca Juga: Ferdy Sambo perintahkan Bharada E untuk menembak Brigadir J, Kapolri : Tidak ada tembak-menembak

Namun, di kemudian hari setelah penyelidikan dan penyidikan oleh Tim Khusus (Timsus) Polri, ditemukan fakta tidak ada tembak-menembak, yang ada adalah penembakan terhadap Brigadir J.

Dengan demikian, kata Irjen Pol. Dedi Prasetyo​​​​​​, jika ingin diproses etik, sumber yang harus diproses adalah yang beri informasi dari TKP.

"Jadi, kalau diproses sumbernya bukan Karopenmas. Jadi, Karopenmas mendapatkan informasi dari olah TKP penyidik Polres Metro Jakarta Selatan dan pemeriksaan saksi," kata Dedi seperti dilansir dari Antara.

Baca Juga: Istri Ferdy Sambo tidak kooperatif, LPSK bisa tolak permohonan perlindungan

Jenderal bintang dua itu menegaskan bahwa Humas Polri menyampaikan informasi dari fakta dan data sumber yang kredibel yakni dari Kapolres Jakarta Selatan nonaktif dan penyidik yang melakukan olah TKP awal.

Halaman:

Editor: Sutriono

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X