• Sabtu, 10 Desember 2022

Kasus penambakan Brigadir J, tiga perwira tinggi Polri ditahan di Mako Brimob

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 20:41 WIB
Mantan Kadiv Propam Irjen Pol. Ferdy Sambo (tengah) berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/8/2022).  (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Mantan Kadiv Propam Irjen Pol. Ferdy Sambo (tengah) berjalan keluar usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/8/2022). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

 

JAKARTA, harianmerapi.com - Kasus kematian Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J menyeret banyak aparat kepolisian, mulai dari prajurit hingga perwira tinggi.

Satu dari tiga perwira tinggi itu ialah Irjen Pol. Ferdy Sambo, yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penembakan terhadap Brigadir J.

Sedangkan dua orang lainnya adalah perwira tinggi berpangkat jenderal bintang satu karena diduga melanggar kode etik dan perilaku Polri.

Baca Juga: Ferdy Sambo perintahkan Bharada E untuk menembak Brigadir J, Kapolri : Tidak ada tembak-menembak

Tiga perwira tinggi (pati) Polri ditahan dan ditempatkan khusus di Markas Komando (Mako) Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok.

"Tiga perwira tinggi ditempatkan di Mako Brimob," kata Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Pol. Agung Budi di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/8/2022) malam.

Tiga orang itu merupakan bagian dari 31 personel Polri yang sedang dilalukan pemeriksaan mendalam oleh tim khusus Polri.

"Sebelas personel dilakukan penempatan khusus dari empat personel sebelumnya," kata Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.

Baca Juga: Awali masa panen tembakau, Ganjar petik 12 daun tembakau di Lereng Sindoro, Temanggung

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X