• Rabu, 17 Agustus 2022

Monitoring dan evaluasi kebijakan BKK Desa Maritim, Dinas Kelautan dan Perikanan DIY panen lele di Gadingsari

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 20:14 WIB
Panen lele di Dusun Patehan kelurahan Gadingsari, Sanden Bantul. (Istimewa)
Panen lele di Dusun Patehan kelurahan Gadingsari, Sanden Bantul. (Istimewa)

HARIAN MERAPI - Sebagai langkah monitoring dan evaluasi kebijakan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa Maritim melalui dana keistimewaan DIY Tahun Anggaran 2021, Dinas Kelautan dan Perikanan DIY melaksanakan panen lele di Kalurahan Gadingsari Kapanewon Sanden Kabupaten Bantul, Jumat pagi (5/8/2022).

Sebelumnya, Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan 34 desa maritim yang akan dikembangkan melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) kepada kalurahan untuk pemberdayaan masyarakat.

Pemberian bantuan BKK tersebut tidak menyeluruh secara bersama-sama namun oleh pemerintah akan diberikan menurut kesiapan desa.

Baca Juga: Misteri hape baru untuk selfie bersama teman di kamar kos, lho hasilnya foto kok ..........

BKK Desa Maritim melalui dana keistimewaan DIY Tahun Anggaran 2021 merupakan akselerasi pembangunan langsung ke desa/kalurahan melalui implementasi konsep desa budaya pada tahun 2021.

Panen lele di Dusun Patehan Kalurahan Gadingsari tersebut disaksikan oleh perwakilan Paniradya Pati Kaistimewan, jajaran Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, perwakilan Dinas Kebudayaan DIY, perwakilan Bidang Perekonomian Bappeda DIY, Dinas Kebudayaan DIY, pemerintah Kabupaten Bantul, dan lainnya.

Bahkan pada kesempatan tersebut tampak Kabid Perikanan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan DIY Suwarto mencoba memanen dan menimbang ikan lele.

Mashuri selaku Lurah Gadingsari dalam laporannya menjelaskan bantuan BKK Danais selama dua tahun terakhir digelontorkan untuk budidaya ikan lele sebesar Rp.400.000.000,

hingga saat ini terdapat 24 kolam terpal berdiameter 4 meter yang berisi ikan lele.

Baca Juga: Geger kasus penyekapan remaja putri di Dukuhseti Pati, Polisi buru tersangka pelaku

Dalam setiap kolamnya diisi dengan tebar benih sebanyak 5.000 ekor dengan jangka waktu 50 hingga 60 hari.

Halaman:

Editor: Swasto Dayanto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X