• Jumat, 12 Agustus 2022

7 Sapi Positif Terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK, Ini Langkah Pemerintah Kabupaten Purworejo

- Selasa, 21 Juni 2022 | 19:58 WIB
Petugas Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates Kulonprogo mengambil sampel liur sapi di Kecamatan Bagelen, yang setelah dicek hasilnya positif Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK. (Foto: Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Purworejo)
Petugas Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates Kulonprogo mengambil sampel liur sapi di Kecamatan Bagelen, yang setelah dicek hasilnya positif Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK. (Foto: Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Purworejo)

PURWOREJO, harianmerapi.com - Sebanyak 7 sapi di Kabupaten Purworejo  Jawa Tengah positif terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK.

Sapi positif terinfeksi PMK yang disebabkan virus itu adalah milik seorang pedagang ternak di Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo.

7 Ekor sapi yang terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku itu saat ini dalam proses penyembuhan serta diawasi kesehatannya oleh petugas kesehatan hewan (keswan) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo.

Baca Juga: Kasus Meninggalnya Bripda Diego Rumaropen, Kapolda Papua Copot Danki Brimob Batalyon D Wamena

Kabid Keswan dan Kesmavet, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Purworejo drh Widartik mengatakan, diketahuinya ternak terinfeksi berawal dari laporan petugas keswan setempat. 

"Petugas melaporkan adanya dugaan sapi yang menunjukkan gejala PMK," katanya kepada Harian Merapi, Selasa 21 Juni 2022.

Jumlah sapi yang dilaporkan menjadi suspek PMK atau telah menunjukkan gejala klinis ada 10 ekor.

Dinas kemudian melaporkan temuan itu secara daring lewat aplikasi Sistem Kesehatan Hewan Nasional (Siskeswannas).

Balai Besar Veteriner Wates Kulonprogo menerima laporan dan menindaklanjuti dengan melakukan pengambilan sampel air liur.

Halaman:

Editor: Jarot Sarwosambodo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X