• Senin, 27 Juni 2022

Perayaan Sedekah Bumi Jrahi, Menuju Desa Berbasis Bahasa Inggris

- Selasa, 21 Juni 2022 | 19:26 WIB
Turis mancanegara yang sempat menyaksikan suasana sedekah bumi desa Jrahi Pati.  (Foto: Alwi Alaydrus)
Turis mancanegara yang sempat menyaksikan suasana sedekah bumi desa Jrahi Pati. (Foto: Alwi Alaydrus)

PATI, harianmerapi.com - setiap bulan Apit (Jawa), hampir semua desa di kabupaten Pati (Jateng) menyelenggarakan Sedekah Bumi (bersih desa). Yakni sebuah pesta rakyat untuk mensyukuri nikmat dari Allah, selama setahun terakhir.

Pemdes setempat, biasanya mengadakan kenduri, pagelaran hiburan wayang kulit, ketoprak, dangdut dan pawai (karnaval), dengan memamerkan hasil pertanian.

Ritual khas desa tersebut, juga digelar pemdes Jrahi kecamatan Gunungwungkal, Selasa (21/6/2022). Ribuan warga menyaksikan puncak perayaan dipusatkan di kawasan wisata embung.

Baca Juga: Mardani H. Maming Merasa Dikriminalisasi, KPK : Kami Bekerja Berdasarkan Kecukupan Alat Bukti

Kepala Desa Jrahi, Miko Adi Setyawan, AMD Par mengatakan, pesta sedekah bumi 2022 dijadikan momentum untuk memajukan desa, guna meningkatkan kesejahteraan warga.

"Jrahi sudah dikenal sebagai desa wisata. Sekarang ini, dipersiapkan menuju desa berbasis bahasa Inggris" ujarnya.

Menurut alumni sebuah perguruan tinggi ternama Yogyakarta ini, jika warganya menguasai bahasa Inggris, diharapkan bisa membawa berkah desa. Seperti bisa menawarkan buah dan aneka produksi dari desa Jrahi ke pasar internasional.

Baca Juga: Laga Persib Lawan Bhayangkara FC Digelar Tanpa Penonton, Bobotoh Dihalau dari Stadion

"Sudah ada beberapa relawan luar negeri dan lokal, yang bersedia memberikan kursus bahasa Inggris secara gratis. Nantinya, peserta kursus bahasa Inggris akan ditampung ditempat khusus (semacam home stay), yang disediakan pemdes Jrahi" tutur Miko Adi Setyawan.

Desa Jrahi kecamatan Gunungwungkal, berada pada ketinggian 476 meter (DPL). Jumlah penduduk 2756 jiwa, yang tersebar di 25 RT (5 RW).

"Di Jrahi juga mempunyai sejumlah tempat wisata yang sangat terkenal. Seperti Grenjengan Sewu, Pancur 9, Embung mini, Gili malang Jrahi, Jurang gonggo mino, dan puncak Tanggulangsi" ucap bayan, Warto yang didampingi PPL, Handoko.*

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ketersediaan Cabai pada Idul Adha Dipastikan Aman

Minggu, 26 Juni 2022 | 14:35 WIB
X