• Kamis, 18 Agustus 2022

Kasus Meninggalnya Bripda Diego Rumaropen, Kapolda Papua Copot Danki Brimob Batalyon D Wamena

- Selasa, 21 Juni 2022 | 19:50 WIB
Keluarga Diego saaat bertemu Kapolda Papua di Mapolres Jayawijaya, Selasa.  (ANTARA/Marius Frisson Yewun)
Keluarga Diego saaat bertemu Kapolda Papua di Mapolres Jayawijaya, Selasa. (ANTARA/Marius Frisson Yewun)

WAMENA, harianmerapi.com - Keluarga Bripda Diego Rumaropen mendatangi Mapolres Jayawijaya untuk menyampaikan kekecewaan terhadap Danki Brimob Wamena AKP Rustam.

Mereka meminta Kapolda memecat AKP Rustam, sebab mereka menduga ada kejanggalan dalam kematian saudara mereka.

Kepada Kapolda, pihak keluarga juga minta polisi menghapus perjudian di Jayawijaya yang sulit dihilangkan.

"Tolong periksa semua senior anggota karena mereka terlibat perjudian di Jayawijaya," kata anggota keluarga, Aleks Mauri, Selasa (21/6/2022).

Baca Juga: Laga Persib Lawan Bhayangkara FC Digelar Tanpa Penonton, Bobotoh Dihalau dari Stadion

Pihak keluarga meminta kepolisian mengungkap persoalan itu dalam jangka waktu 1 bulan.

Ratusan anggota keluarga Diego itu kemudian membubarkan diri dari Mapolres Jayawijaya dengan baik ke rumah duka.

Kapolda Irjen Polisi Mathius D. Fakhiri berjanji akan datang secara pribadi ke rumah duka untuk mendengarkan lagi keluhan pihak keluarga dari Diego.

Kapolda Papua juga telah mencopot Komandan Kompi (Danki) Brimob Batalyon D Wamena AKP Rustam menyusul gugurnya personel Brimob bernama Bripda Diego Rumaropen setelah dibunuh orang tidak dikenal ketika mendampingi AKP Rustam.

Baca Juga: Pengalaman Mistis Naik Kereta Api Solo - Jogja Ketemu Kakek Misterius yang Baca Koran, Ternyata .......

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X