• Jumat, 19 Agustus 2022

Merebaknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Indonesia, Pedagang Sapi Kurban di Purworejo Sulit Dapatkan Stok

- Selasa, 21 Juni 2022 | 11:13 WIB
Pedagang sapi kurban di Kabupaten Purworejo memberikan pakan untuk ternak stok dagangan yang mereka jual jelang Idul Adha 1443 H. (Foto: Jarot Sarwosambodo)
Pedagang sapi kurban di Kabupaten Purworejo memberikan pakan untuk ternak stok dagangan yang mereka jual jelang Idul Adha 1443 H. (Foto: Jarot Sarwosambodo)

PURWOREJO, harianmerapi.com – Merebaknya Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK pada sapi di Indonesia beberapa minggu terakhir, berdampak pada pedagang sapi kurban di Kabupaten Purworejo.

Pedagang sapi kurban di Purworejo kesulitan mendapatkan stok ternak untuk dijual kepada masyarakat yang hendak menunaikan ibadah kurban Idul Adha 1443 H.

Pedagang sapi kurban kesulitan mendapat pasokan karena mereka tidak berani mengambil sapi dari daerah luar Purworejo.

Baca Juga: Puan Jagokan Gibran Maju di Pilgub 2024, Ini Pertimbangannya

Pedagang sapi kurban di Desa Winongkidul Kecamatan Gebang, Marus mengatakan, pada kondisi sekarang, stok sapi dagangan berkurang 30 persen.

“Biasanya, tahun-tahun sebelumnya kami siapkan lebih dari 100 sapi, tapi sekarang hanya 70,” katanya, kepada Harian Merapi, Selasa 21 Juni 2022.

Menurutnya, turunnya stok karena pedagang di masing-masing daerah hanya melakukan jual beli di wilayah mereka sendiri.

“Dulu biasanya kami beli di Muntilan Magelang, Ambarketawang Yogyakarta, atau Kebumen, tapi sekarang hanya cari di Purworejo saja. Istilahnya, sapi Purworejo hanya dijual di Purworejo saja,” terangnya.

“Pedagang daerah lain juga sama, mereka membeli dan transaksi sapi untuk tingkat lokalan saja,” imbuh Marus.

Halaman:

Editor: Jarot Sarwosambodo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menunggu nama calon Penjabat Bupati Pati

Kamis, 18 Agustus 2022 | 18:30 WIB
X