• Selasa, 26 Oktober 2021

Muncul Klaster Tilik dan Senam, Begini Kata Ketua DPRD Kabupaten Bantul

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 19:27 WIB
Hanung Raharjo sesalkan ketidakjujuran yang mengakibatkan munculnya klaster baru di Bantul.  (Arif Septoro Riza Marzuki)
Hanung Raharjo sesalkan ketidakjujuran yang mengakibatkan munculnya klaster baru di Bantul. (Arif Septoro Riza Marzuki)

BANTUL, harianmerapi.com – Munculnya dua klaster Covid-19 di Kabupaten Bantul membuat miris sebagian orang. Pasalnya klaster tilik dan klaster senam berawal dari warga yang tidak jujur dengan kondisi kesehatannya.

Hal ini kemudian menjadi perhatian berbagai pihak. Ketua DPRD Kabupaten Bantul, Hanung Raharjo menilai ketidakjujuran warga menyebabkan munculnya dua klaster baru di wilayahnya.

“Jadi sudah tahu positif (Covid-19) malah ikut senam,” ungkapnya, Kamis (14/10/2021).

Baca Juga: Aktivitas dan Latihan Fisik Efektif Atasi Gejala Depresi Pada Remaja di Masa Pandemi

Sehingga pihaknya mendesak agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul mengambil langkah tegas, agar tidak lagi muncul klaster baru karena ketidakjujuran warga.

Selain itu, Hanung Raharjo juga meminta masyarakat harus jujur tentang kondisi kesehatannya kepada orang lain. Tidak hanya pasien yang terpapar Covid-19, namun juga pihak keluarga juga harus jujur kepada masyarakat lainnya.

“Seperti klaster tilik, yang sakit dan positif tidak jujur kepada tetangganya hingga akhirnya tetangga menjenguk dan malah terpapar Corona,” ungkapnya.

Baca Juga: Pemkab Sleman Beri Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara, Ini KPM yang Mendapatkan

Diberitakan sebelumnya muncul dua klaster Covid-19 baru di Kabupaten Bantul, yakni klaster tilik di Kapanewon Sanden dan klaster senam di Kapanewon Bambanglipuro.

Klaster tilik berawal dari rombongan ibu-ibu yang menjenguk (tilik) salah satu warga yang sakit. Belakangan diketahui warga yang sakit tersebut terkonfirmasi positif dari hasil swab PCR.

Halaman:

Editor: Widyo Suprayogi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X