Majelis Hakim PN Sleman Vonis Bebas Bendahara YIS Terkait Dakwaan Pemalsuan Nilai Ijazah

- Rabu, 22 September 2021 | 20:01 WIB
Majelis hakim PN Sleman  saat membacakan vonis bebas terdakwa Supriyanto.  (Foto: Yusron Mustaqim)
Majelis hakim PN Sleman saat membacakan vonis bebas terdakwa Supriyanto. (Foto: Yusron Mustaqim)

SLEMAN, harianmerapi.com - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Sleman yang diketuai Adi Satrija Nugraha SH menjatuhkan vonis bebas terhadap terdakwa Supriyanto, staf bagian keuangan atau bendahara Yogyakarta Independent School (YIS) yang semula dituntut 2 tahun penjara oleh jaksa Siti Muharjanti SH.


Atas vonis yang dijatuhkan tersebut jaksa setelah melakukan diskusi dengan saksi korban Erika Handriati akan menyatakan kasasi.


"Menyatakan terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan pidana sebagaimana dakwaan jaksa. Membebaskan terdakwa dari segala dakwaan dan tuntutan jaksa penuntut umum," ungkap Adi Satrija Nugraha dalam pembacaan putusan di hadapan jaksa Siti Muharjanti SH dan penasihat hukum Odie Hudiyanto SH, Anton Bayu Samudra SH, Desi Hadi Saputri SH MH dan Arif Faruk F SH di Pengadilan Negeri (PN) Sleman, Rabu (22/9/2021).

Baca Juga: Anggota DPRD DIY Hanum Rais Salurkan Aspirasi Program Budikdamber di Kelompok Mino Tumangkar Sidoharjo Turi


Atas vonis yang dijatuhkan, tim penasihat hukum mengapresiasi langkah majelis hakim. Putusan majelis hakim dinilai telah tepat karena didasarkan pada fakta-fakta hukum yang terungkap di persidangan.

"Kami bersyukur akhirnya keadilan telah memihak Supriyanto dan ke depan perkara seperti ini tidak terulang di kemudian hari," jelas Odie.


Meski telah divonis bebas namun perkara ini belum selesai dikarenakan jaksa penuntut umum akan melakukan langkah hukum selanjutnya.

Baca Juga: Pemerintah Tidak Akan Hentikan Bantuan Tahun Depan. Kemensos Sudah Anggarkan Rp74,08 Triliun Untuk Bansos

"Saya kaget dengan vonis hakim yang membebaskan Supriyanto. Meski begitu perkara ini belum selesai karena jaksa masih memiliki kesempatan untuk melakukan kasasi," kata saksi korban Erika Handriati usai mengikuti jalannya persidangan.

Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Coffee Morning Bersama Komunitas Bandara YIA

Selasa, 24 Mei 2022 | 21:03 WIB
X