• Senin, 27 Juni 2022

Majelis Hakim PN Sleman Vonis Bebas Bendahara YIS Terkait Dakwaan Pemalsuan Nilai Ijazah

- Rabu, 22 September 2021 | 20:01 WIB
Majelis hakim PN Sleman  saat membacakan vonis bebas terdakwa Supriyanto.  (Foto: Yusron Mustaqim)
Majelis hakim PN Sleman saat membacakan vonis bebas terdakwa Supriyanto. (Foto: Yusron Mustaqim)


Seperti diketahui, jaksa mendakwa terdakwa telah menyuruh memasukkan keterangan palsu ke dalam suatu akta otentik berupa ijazah kelulusan sekolah. Perbuatan itu dilakukan pada tahun ajaran baru tahun 2013/2014 sampai dengan tahun ajaran 2015/2016 saat anak saksi yang bernama Adelia Monique Kirana Ebener masuk SD di YIS.


Selama ini Adelia tidak pernah diajarkan mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti serta Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Namun dalam ijazah kelulusan tercantum nilai mata pelajaran Agama dan PPKn. Dalam dakwaan dan tuntutan jaksa, terdakwa didakwa telah meminta saksi Hanna menuliskan nilai mata pelajaran Agama dan PPKn.

Baca Juga: Tanggul Irigasi Kalibawang Kulon Progo Jebol, Ribuan Hektare Lahan Pertanian Terancam Gagal Panen


Dari kejadian itu saksi korban Erika Handriati yang merupakan orang tua dari siswa Adelia merasa keberatan dengan tidak diajarkannya pelajaran Agama dan PPKn tetapi masuk dalam ijazah. Karena merasa dirugikan saksi korban melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisan Polsek Mlati dan ditetapkan terdakwa sebagai pelakunya.

Namun dakwaan tersebut tidak terbukti di pengadilan, sehingga majelis hakim memvonis terdakwa bebas.*

 



Halaman:

Editor: Hudono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Coffee Morning Bersama Komunitas Bandara YIA

Selasa, 24 Mei 2022 | 21:03 WIB
X